Sabtu, 29 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Empat Tahanan Kabur Berhasil Diringkus Tim Kuro Polres Lumajang

profile
Admin

28 November 2020 18:07

150 dilihat
Empat Tahanan Kabur Berhasil Diringkus Tim Kuro Polres Lumajang
Kapolres Lumajang saat press release di halaman Mapolres. Sabtu, (28/11/20).

LUMAJANG, - Tim Kuro Polres Lumajang berhasil membekuk empat tahanan yang kabur dari sel penjara beberapa pada Jum'at (20/11/20) dini hari. 

Untuk mengusut kasus kaburnya tahanan itu, Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa mengatakan jika pihaknya telah melakukan pemeriksaan kepada anggotanya.

"Kami sebelumnya telah melakukan pengejaran, termasuk menyelidiki apakah ada anggota kami atau pihak luar yang terlibat atau tidak," jelasnya dalam press release di halaman Mapolres. Sabtu, (28/11/20).

Keempat narapidana yang kabur, satu persatu ditangkap oleh Tim Kuro. Dan yang diamankan pertama kali adalah napi atas nama Ahmad Afandi, sebelum dirinya pulang ke daerah asalnya di Kecamatan Tanggul, ditangkap duluan di kawasan Jatiroto pada Jumat (20/11).

Sedangkan napi kedua, kata mantan Kapolres Manokwari ini, ditangkap di Kabupaten Sampang, Kepulauan Madura, atas nama Badrus dan Khoyum, pada Selasa (24/11) yang lalu. 

“Akhirnya polisi dapat mengendus keberadaan Akhmad Slamet, napi keempat, yang berada di wilayah Kabupaten Jember, dan dialah yang disinyalir berperan sebagai eksekutor kaburnya 4 tahanan dari Polres Lumajang,” ungkap AKBP Deddy.

Akhmad Slamet ini, kata Kapolres Lumajang, mempelopori pelariannya dikarenakan ada desakan dari tahanan lain, yang bernama Marje'i. Namun karena badan Marje'i bongsor,  terlalu besar akhirnya dia tidak bisa mengikuti tahanan lainnya untuk kabur," tambahnya.

Akhmad Slamet ini, kata AKPB Deddy, dengan sangat terpaksa menuruti kemauan Marje'i, karena dia mendapatkan sebuah ancaman, jika keinginannya tidak dituruti, maka Akhmad Slamet akan menjadi bulan-bulanan di penjara.

"Jika Slamet bisa kabur, maka dia akan dijadikan anak buahnya diluar sel nantinya. Namun jika tidak mau, maka akan dimatikan di dalam sel,” jelasnya lagi.

Dan ini, menurut AKPB Deddy, pihaknya juga memastikan segera melakukan pemeriksaan terhadap para anggotanya adanya peristiwa kaburnya 4 tahanan tersebut.

"Semua anggota waktu itu sedang berjaga, baru diketahui ada 4 tahanan yang kabur setelah sholat subuh," imbuhnya.

Pada pemberitaan sejumlah media, bahwa keempat napi tersebut merupakan tahanan atas kasus narkoba. Mereka kabur pada Jumat (20/11) dengan menjebol tembok penjara dan dinding rumah warga.

Para tahanan Polres yang kabur tersebut, ternyata sudah merencanakan sejak satu bulan sebelumnya. Mereka melubangi tembok rumah warga yang berdempetan dengan sel tahanan Polres menggunakan kawat. 

"Memang didalam sel tidak ada lampu, tidak ada listrik, itu SOPnya, karena dapat membahayakan jika pegang setrum untuk bunuh diri. Sehingga ruangan itu  dibiarkan gelap. Kemungkinan sudah sebulan lebih mereka orok-orok tembok pakai kayu dan kawat," ungkap Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Masykur.

Mengetahui ada tahanan kabur, petugas langsung dikerahkan untuk melakukan penyelidikan. Selain menemukan lubang pada tembok penjara dan rumah warga itu, sepucuk surat yang sengaja ditinggalkan tahanan juga ditemukan polisi. Surat tersebut ditemukan di tumpukan baju tahanan yang ditinggalkan di lantai rumah warga yang dijebol.

"Maaf numpang lewat kami rindu keluarga," bunyi isi surat yang ditinggalkan para tahanan itu. (fuad)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Empat Tahanan Kabur Berhasil Diringkus Tim Kuro Polres Lumajang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT