Jumat, 28 Januari 2022
Ekonomi

Harga Porang di Banyuwangi Terjun Bebas di Tahun 2021

profile
Ikhwan

07 November 2021 19:50

263 dilihat
Harga Porang di Banyuwangi Terjun Bebas di Tahun 2021
Proses penyortiran Porang, di Kecamatan Songgon Banyuwangi (Ikhwan / SJP)

BANYUWANGI - Tahun ini harga komoditi porang (Amorphophallus Muelleri) di Banyuwangi mengalami penurunan. Tak tanggung, penurunan harga mencapai 50 persen lebih rendah dibanding tahun 2020 lalu.

Petani Porang asal Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi Giyono mengatakan ditahun ini per kilogram porang hanya dihargai Rp 6 ribu rupiah. Sedangkan ditahun lalu perkilonya mampu menyentuh angka Rp 12 ribu.

"Tahun lalu itu kisaran Rp 12-13 ribu. Saat ini anjlok hingga Rp 5-6 ribu perkilogram,"  kata Giyono, Minggu (7/11/2021).

Dia menyebut penurunan ini baru terjadi sejak beberapa bulan lalu.  Dugaannya akibat stok yang berlebih, mengingat selama pandemi ini aktivitas ekspor produk porang juga ikut tersendat. Mangsa pasar internasional banyak yang menutup diri.

Atau lebih jauh lagi dugaannya ada oknum yang sengaja mempermainkan harga.

"Dengan harga Rp 6 ribu, petani masih bisa mendapat untung meskipun tidak banyak. Asalkan manajerial, standarisasi pengolahan, serta perawatannya bagus," ujar dia.

Porang (Amorphophallus Muelleri) 

Kendati demikian, kata dia, petani memiliki trik tersendiri dalam menghadapi anjloknya harga tersebut. Saat harga porang murah, petani sengaja menjeda waktu panen hingga mendapat harga yang sesuai.

"Kadang-kadang petani mencari harga yang pas sehingga panen diperlambat," pungkasnya.

Ia berharap harga porang bisa kembali normal. Dinas Pertanian kabupaten  setempat yang saat ini terkesan loyo, diharapkan juga lebih aktif dalam memberi perhatian kepada para petani porang.

"Sebab meskipun sudah banyak petani porang di Songgon, Dinas Pertanian pun sama sekali belum memberikan perhatian. Jadi kami masih mandiri. Tentunya kami berharap agar dinas pertanian memberi perhatian dan arahan, membantu mencarikan line market agar petani Porang juga bisa lebih berkembang," tandasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh pengepul porang Muhammad Zunaidi yang juga warga Songgon, Banyuwangi. Ia membenarkan bila tahun ini harga Porang merosot bebas diangka Rp 5 ribu.

"Padahal ditahun 2020 itu bisa per kilogram bisa mencapai Rp 13 ribu. Awal tahun 2021 itu diangka Rp 8 ribu, akhir bulan Juli, harganya semakin merosot diangka Rp 5 ribu. Tidak hanya harga umbi, harga katak atau bibit juga turun. Penurunan bisa jadi akibat pandemi," kata dia.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Harga Porang di Banyuwangi Terjun Bebas di Tahun 2021

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT