Rabu, 26 Januari 2022
Pemerintahan

Heboh Cek Kesehatan Berbayar Tanpa Izin di Lumajang

profile
Admin

03 Oktober 2020 07:58

126 dilihat
Heboh Cek Kesehatan Berbayar Tanpa Izin di Lumajang
Kepala Dinas Kesehatan dr. Bayu Wibowo Ignatius

LUMAJANG - Heboh pemeriksaan kesehatan berbayar Rp 20 ribu pada warga Desa Rojopolo, membuat Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lumajang angkat bicara. 

Menurut Kadinkes dr. Bayu Wibowo Ignatius, pelayanan kesehatan seharusnya berizin dari Dinkes Lumajang. Namun pihaknya mengaku tak tahu menahu terkait izin pelayanan kesehatan yang berbayar Rp 20 ribu tersebut. 

"Saya tidak mengetahui bentuk kegiatannya seperti apa, yang pasti segala bentuk pelayanan kesehatan harus seizin Dinkes," ungkapnya saat dihubungi media, pada Sabtu (3/10/2020). 

Namun Bayu memastikan bila tak ada perizinan, maka dapat dikatakan hal tersebut ilegal. Terlebih dalam pelayanannya ada penarikan biaya. 

"Kegiatan pelayanan gratis saja, seperti baksos pun harus ada  pemberitahuan dan sepengetahuan juga seizin Dinkes," tegasnya lagi.

Dan penuturan dari seorang warga setempat, Achmad Dasuki, kepada media ini mengatakan kalau kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tersebut tanpa ada izin dari RT/RW setempat.

"Tidak permisi kepada RT/RW disini, saya sudah bertanya langsung kepada yang bersangkutan," ucapnya.

Pada pemberitaan sebelumnya, Dasuki juga mengeluhkan, kenapa ada kegiatan seperti itu ketika dirinya sedang tidak berada dirumahnya. 

"Beban Rp 20 ribu itu yang tidak masuk akal. Ini zamannya pandemi Covid-19 kok malah beraninya memungut biaya," ujarnya lagi.

Dan yang lebih parah lagi, dikatakan istri Dasuki, kalau hal tersebut dilakukan oleh lembaga medical dari Kabupaten Jember, secara door to door.

"Emangnya di sini tidak ada Puskesmas ta (Memang di sini tidak ada puskesmas to) Wong Puskesmas saja gratis, ini malah bayar dengan memaksa secara halus," bebernya.

Sedangkan dari pihak LSM LIRA Kabupaten Lumajang sudah menelusuri, apakah ini benar tidaknya tindakan seperti ini.

Bupati DPD LSM LIRA Kabupaten Lumajang, Angga Dhatu Nagara, mengutarakan kalau tindakan dari lembaga medical check up dari Kabupaten Jember ini berizin resmi atau tidak. Pihaknya juga masih melakukan penelusuran tindakan yang dilakukan itu melanggar aturan apa tidak. Jika ada pelanggaran dan dikenakan sanksi pidana karena ada unsur pemaksaan, biarpun halus dengan tipu muslihat, maka LSM LIRA akan segera memperkarakan hal tersebut.

"Kami sudah kirim Tim untuk kroscek masalah ke wilayah Jember. Kita tinggal menunggu jawaban dari tim nantinya," tukas Angga kepada wartawan. (fuad) 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Heboh Cek Kesehatan Berbayar Tanpa Izin di Lumajang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT