Sabtu, 22 Januari 2022
Pemerintahan

Imbas Covid-19, Masker dan Obat Obatan di Kota Malang Mengalami Kelangkaan

profile
Krisda

07 Juli 2021 17:14

48 dilihat
Imbas Covid-19, Masker dan Obat Obatan di Kota Malang Mengalami Kelangkaan

Kota Malang - Kasus Covid-19 di Kota Malang masih mengalami kenaikan. Hal Tersebut membuat alat kesehatan seperti masker dan beberapa obat obat an menjadi langka oleh karena itu Pemerintah Kota Malang bersama Forkopimda meninjau ketersediaan alat alat kesehatan di beberapa penyedia Alat Kesehatan (Alkes) Rabu, (7/7/21).

Walikota Malang, Sutiaji mengatakan di beberapa penyedia alkes mulai sulit menemukan masker. Tidak hanya masker, oksimeter juga mulai sulit ditemukan.

"masker mulai ada kelangkaan. Ada penyedia yang kita lihat, satu sudah nggak ada. Yang satu masih ada tapi terbatas. kemudian, berkaitan dengan oksimeter, sudah ada kelangkaan. Jadi penyedia satu sudah ga ada, yang satu ada cuma terbatas," Ucapnya usaj meninjau ke beberapa tempat penyedia Alkes di Kota Malang.

Obat - obat an serta suplemen di beberapa penyedia Alkes di Kota Malang juga mengalami kelangkaan, Kelangkaan obat obat an dan suplemen bukan karena ditimbun oleh pihak penyedia melainkan ketersediaan barang di suplier memang sudah tidak ada.

"Terus obat-obatan yang diperlukan dalam menangani Covid-19, Suplemen itu saja sudah mulai kelangkaan. Obat-obat yang memang untuk melepaskan melonggarkan, memang sudah mengalami kelangkaan. Sekali lagi, harus diwaspadai," tungkasnya.

"Langka itu bukan karena ada usaha penyedia menahan, tidak. Tapi ini memang karena barang dari supplier sudah tidak ada," tambahnya.

Sutiaji menegaskan meskipun mengalami kelangkaan, harga masker, obat obat an serta suplemen di Kota Malang tidak mengalami kenaikan harga.

"insyallah informasi di lapangan kita tetap. Tidak ada kenaikan. lain kalau di online," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, stok tabung oksigen di Kota Malang perlahan - lahan mulai sulit dijumpai. Antrian warga mengisi tabung oksigen di penjual tabung oksigen menjadi hal yang wajar terlihat di Kota Malang. Bahkan di salah satu penjual tabung oksigen disebut permintaan tabung oksigen cukup tinggi.

Bila sebelum ada Covid-19 sebanyak 10 - 15 kali permintaan seharinya, kini lonjakan Covid-19 membuat permintaan menjadi 30 - 45 kali seharinya. Alhasil lonjakan harga tabung oksigen pun kian tinggi, tercatat pengisian tabung oksigen kemasan 1 meter kubik saja dibanderol Rp 65 ribu.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Imbas Covid-19, Masker dan Obat Obatan di Kota Malang Mengalami Kelangkaan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT