Minggu, 23 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Jumat Agung, 1.017 Personel Diterjunkan Amankan Gereja di Kota Mojokerto

profile
Andy

03 April 2021 12:08

85 dilihat
Jumat Agung, 1.017 Personel Diterjunkan Amankan Gereja di Kota Mojokerto

KOTA MOJOKERTO - Jumat Agung yang menjadi salah satu peringatan penting bagi umat Kristiani, tak terkecuali di Kota Mojokerto. Sebanyak 1.017 personel diterjunkan untuk mengamankan gereja di kota onde-onde ini.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengatakan, untuk pengamanan paskah tahun ini, kami terjunkan 1.017 personel untuk menjaga 34 gereja yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

"1.017 personel ini terdiri dari Polresta Mojokerto, Kodim 0815, Satpol PP Kota Mojokerto, Banser, dan juga Pendekar Pencak Silat," ujar AKBP Deddy Supriadi ketika meninjau Misa di gereja Santo Yosef jalan Pemuda 7-9 Kota Mojokerto.

Suasana Misa Jumat Agung di Gereja Santo Yosef Kota Mojokerto

AKBP Deddy menjelaskan bahwa anggotanya sudah melakukan monitoring bersama Densus 88 untuk mengetahui perkembangan yang ada di Kota Mojokerto. 

"Dimana kita membatasi jumlah orang yang melewati di depan gereja dengan menutup jalan di depan gereja. Sehingga hanya jemaat yang mempunyai undangan yang bisa masuk kesini,” terangnya.

Masih menurut Deddy, setiap jemaat yang hendak masuk gereja, dilakukan pengecekan dengan menggunakan alat yang sudah disiapkan seperti metal detektor.

“Mulai tanggal 1 - 4 April mendatang kami selalu siaga. Satu jam sebelum ibadah, kita lakukan sterilisasi dengan membatasi jumlah orang yang hadir di gereja. Hanya jemaat yang diberikan undangan oleh panitia gereja yang boleh masuk,” pungkasnya.

Sementara itu Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, kami bertiga ingin memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan ibadah ini bisa berjalan dengan lancar.

"Kami harap umat Kristiani bisa merasa tenang, tidak ada kekhawatiran. Kami hadir disini, ingin menjamin bahwa Kota Mojokerto kondusif, meskipun kita melihat beberapa waktu yang lalu sempat terjadi aksi teror bom di salah satu gereja yang ada di Makassar,” terang Ning Ita.

Lebih lanjut Ning Ita menjelaskan, Paskah tahun ini, saya maknai dibalik setiap kesusahan Tuhan akan mengirimkan kenikmatan pada kita semua. 

"Kita wajib bersyukur atas apapun yang tuhan berikan kepada kita. Tahun ini, Tuhan menguji kita dengan pandemi dan aksi teror bom," lanjut Ning Ita.

“Mari kita mohon pertolongan pada Tuhan agar Pandemi segera berakhir dan semoga kita diberikan kekuatan agar kembali seperti sediakala," ajak Ning Ita.

Masih menurut Ning Ita, kami juga ingin berbela-sungkawa atas terjadinya insiden teror bom di salah satu gereja di makassar. 

"Saya dan Forkopimda tentu mengutuk keras terorisme, karena tidak ada agama di dunia ini yang memperkenankan terorisme," tegas Ning Ita

"Setiap ajaran agama apapun, toleransi dan persaudaraan harus terus kita junjung tinggi. Yang terakhir, Selamat merayakan Paskah dan Jumat Agung, semoga Damai Paskah 2021 ini bisa memperkuat jalinan persaudaraan kita semua,” pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Jumat Agung, 1.017 Personel Diterjunkan Amankan Gereja di Kota Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT