Kamis, 27 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol, OJK Jember : Ini Kasus Pertama Kalinya di Sini

profile
Rochul

26 Agustus 2021 18:00

318 dilihat
Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol, OJK Jember : Ini Kasus Pertama Kalinya di Sini
Kasus Bunuh Diri Karena Pinjaman Online (Pinjol) di Kabupaten Jember

JEMBER,  -  Perempuan muda di Jember nekat mengakhiri hidup karena terjerat pinjaman online (pinjol). Korban yang diketahui bernama Esti Retno Palupi (23) pegawai honorer salah satu rumah sakit di Jember nekat bunuh diri, karena terkait pinjol mendapat perhatian dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kabupaten Jember.

Kepala Sub Bagian Pasar Modal dan IKNB OJK Jember Aditia Sulaksono mengatakan, bahwa kasus pinjol yang membelit korban hingga mengahiri hidupnya apakah termasuk pinjol legal atau ilegal. Meski demikian, begitu mendengar adanya kasus bunuh diri karena teror pinjol, pihak OJK langsung bergerak cepat dengan membantu pihak kepolisian untuk melakukan penelisikan dan penyeledikan terhadap Pinjol tersebut.

“Kami tidak tahu, apakah Pinjol yang menimpa korban termasuk pinjol ilegal atau legal, karena masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, namun kami sudah mendatangi Mapolres Jember untuk melakukan koordinasi terkait kasus ini,” ujar Aditia, Kamis,(26/8/2021).

Aditia menjelaskan, bahwa pengawasan terhadap aktivitas pinjol dilakukan secara terpusat oleh kantor OJK di Jakarta, sedangkan OJK di daerah hanya melakukan upaya preventif dengan memberikan himbauan kepada masyarakat.

 “Jika pinjol yang menyebabkan korban sampai nekat mengakhiri hidupnya adalah pinjol legal, maka pihaknya akan langsung melakukan tindakan tegas, namun jika pinjol tersebut ielgal, maka ranahnya di kepolisian,” beber Aditia.

Pihak OJK sendiri saat ini selalu melakukan update terhadap pinjol yang dinyatakan ilegal untuk dilakukan take down (menutup) aplikasi dari playstore maupun google play.

“Pihak OJK selama ini selalu update terkait keberadaan pinjol ilegal dan dilaporkan ke Kominfo (Kementerian Informatika) untuk menutup aplikasinya dari google play maupun playstore, dan sejauh ini sudah ada 3.800 pinjol ilegal yang sudah diblokir dan tidak ada satupun yang dari Jember,” ujarnya.

Sedangkan kasus korban Esti Retno Palupi merupakan kasus pertama kali yang terjadi di Kabupaten Jember.

 “Kasus di Jember ini (aksi bunuh diri karena pinjol) baru pertama kalinya terjadi, dan meskipun tanpa ada kejadian ini, kami selalu selalu berusaha mencari pinjol ilegal, dan sosialisasi ke masyarakat mana saja yang dinyatakan pinjol ilegal dengan melakukan tracking,” pungkas Aditia.

Seperti diberitakan sebelumnya, Esti Retno Palupi yang juga salah satu karyawan Farmasi di sebuah rumah sakit di Jember, mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri dirumah nya yang berada di balung lor bebepara hari yang lalu. Korban yang selama ini tinggal bersama ibu dan dua adiknya meninggalkan surat wasiat.

Dalam surat yang ditinggalkan korba, korban meminta maaf kepada ibunya dan merasa malu mempunyai hutang, dan berpesan kepada ibunya agar menyekolahkan adiknya sampai perguruan tinggi.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kasus Bunuh Diri Karena Pinjol, OJK Jember : Ini Kasus Pertama Kalinya di Sini

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT