Minggu, 23 Januari 2022
Pendidikan

Kecam Pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Rektor UIN Malang Tuangkan Karya Puisi

profile
Avirista

28 Maret 2021 22:43

108 dilihat
Kecam Pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Rektor UIN Malang Tuangkan Karya Puisi
Lokasi pengeboman di Gereja Katedral Makassar (Polresta Makassar / istimewa)

MALANG - Aksi teror kembali mengguncang Indonesia, kali ini sebuah bom bunuh diri meledak di Gereja Katedral Makassar. Bom tersebut diduga diledakkan dua pengendara motor yang sempat akan masuk ke halaman gereja melalui pintu samping, namun berusaha dihadang petugas keamanan gereja.

Bom pun meledak sekitar pukul 10.35 WITA yang menewaskan pelaku bom bunuh diri dan melukai belasan orang, termasuk petugas keamanan dan jamaah gereja.

Aksi bom bunuh diri ini pun mendapat kecaman dari berbagai pihak. Rektor UIN Malang Prof. Abdul Harris pun mengekspresikan kecaman terhadap aksi teror. Melalui puisi yang ia tulis, Prof. Abdul Harris pun menegaskan pelaku teror bom bunuh diri tidak bisa diatasnamakan agama.

Berikut adalah puisi kecaman Rektor UIN Malang mengenai bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. 
 

Tindakan Terkutuk Sangat Tidak Islami.

Ya Allah peristiwa terjadi lagi.
Sebuah peledakan bom untuk menakuti.
Menistakan orang lain dengan alasan tak terpuji.
Seperti yang dikatakan oleh Gus Yaqut Menag RI.
Tidak ada alasan apa pun atau argumentasi.
Bahkan sangat bertentangan dengan ajaran para Nabi.
Kita wajib mengutuknya demi kemanusiaan yang dihormati.

Sepertinya kita harus kerja keras lagi.
Kuatkan isu moderasi dan toleransi.
Belum lagi kita selesai kerja keras talangi pandemi.
Sekarang lagi-lagi terbebani dengan gerakan tak bernilai.
Sungguh sangat disayangkan di masa kini.
Masih saja orang tidak mengerti cara hidup damai.
Apalagi saling tolong menolong meski beda yang diyakini.
Islam yang rahmatal lil alamin harus menjadi amunisi.
Paham agama yang bisa menjadi penjamin hidup di NKRI.

Sekali lagi aku katakan pada mereka.
Jangan membuat olah di era banyak orang susah.
Bukan dengan peledakan bom cara dapatkan SURGA.
Tapi justru saling kasih sayang sesama jadi kuncinya.
Meski berbeda Agama namun harus rukun sepanjang masa.
Mari kita berdo'a di nishfus Sya'ban bersama.
Semoga peristiwa ini tidak lagi menjadi wabah.
Kita ucapkan untuk Gereja Katedral Makasar sebagai bela sungkawa.
Teruslah beraktivitas jangan takut biar mereka putus asa.

Malang, 28 Maret 2021
'Abd Al Haris Al Muhasibiy

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kecam Pengeboman di Gereja Katedral Makassar, Rektor UIN Malang Tuangkan Karya Puisi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT