Rabu, 19 Januari 2022
Peristiwa Nasional

Kehabisan Anggaran, Dinkes Sidoarjo Hentikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin

profile
Krisna

13 September 2021 19:29

1.9k dilihat
Kehabisan Anggaran, Dinkes Sidoarjo Hentikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin
Ilustrasi pelayanan kesehatan (Suara.com / istimewa)

SIDOARJO - Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo hentikan pelayanan jaminan kesehatan masyarakat miskin (JKMN) 2021. Penghentian ini diberlakukan sejak 02 Sepetember lalu, keputusan ini berdasarkan surat edaran Dinkes Sidoarjo nomor 000/3997/438.5.2/2021.

Penghentian layanan bagi warga miskin ini dikarenakan Dinkes Sidorjo telah kehabisan anggaran untuk menjalankan program tersebut.

“Kalau tahun kemarin (2020) kami sediakan Rp 4 M. sekarang tagihan dari rumah sakit sudah Rp 3 M, maka kami hentikan dulu sampai anggarannya kembali tersedia,” Kata dr. Abdillah Kabid Kesmas Dinkes Sidoarjo saat dikonfirmasi, Senin (13/9/2021).

Dirinya menjelaskan, sebenarnya pada bulan Februari kemarin sudah pernah mengajukan anggaran untuk pelayanan jaminan kesehatan masyarakat miskin sebesar Rp 8 Miliar. Tapi sampai sekarang belum mendapatkan persetujuan dari Pemerintah Daerah.

“Kemarin kami sudah kembali mengirim surat kepada TAPD (tim anggaran pemerintah daerah), kalau sudah ada keputusan ya kami akan jalankan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa penghentian JKMN ini tidak ada hubungannya dengan program Universal Healt Coverage atau BPJS Gratis. Sehingga bagi masyarakat Sidoarjo cukup menunjukan KTP tetap akan mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Program Jamkesmas Miskin ini khusus mengcover warga luar Sidoarjo yang membutuhkan layanan kesehatan secara cepat. Misalnya orang tidak memiliki KTP terus mengalami kecelakaan disini, maka biaya rumah sakitnya diambil dari program tersebut,” tukasnya

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kehabisan Anggaran, Dinkes Sidoarjo Hentikan Layanan Kesehatan Bagi Warga Miskin

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT