Sabtu, 22 Januari 2022
Hukum

Kejari dan Satpol PP Kota Batu Bantah Terima Uang dari Proses Perizinan Vendor Perumahan

profile
Doi

25 Juni 2021 20:15

386 dilihat
Kejari dan Satpol PP Kota Batu Bantah Terima Uang dari Proses Perizinan Vendor Perumahan
Perwakilan masyarakat Kota Batu saat mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Batu

KOTA BATU – Sejumlah LSM dan perwakilan masyarakat Kota Batu mendatangi kantor kejaksaan negeri (Kejari) buntut dugaan gratifikasi dan penipuan kepada salah satu developer perumahan, oleh oknum jurnalis dan LSM. Kedatangan mereka pada Jumat (25/6/2021), ke Kejari dan Kantor Satpol PP Kota Batu untuk mendapatkan klarifikasi atas dugaan gratifikasi dan penipuan kepada pihak SkyPark Resort. 

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Batu, Dr Supriyanto mengatakan pihaknya tidak mengetahui dan tidak merasa terlibat dalam praktik gratifikasi dan penipuan seperti yang disampaikan AS menurut keterangan Suwito selaku kuasa hukum.

"Saya baru tahu dari berita tadi pagi. Seperti yang dikatakan AS, anggota kami tidak merasa terlibat. Namun silakan dibuktikan secara hukum, untuk benar atau tidaknya anggota kami terlibat," jawab Supriyanto.

Terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Batu M Nur Adhim menampik pernyataan Suwito jika pihaknya menerima uang sejumlah Rp 11 juta untuk pembelian sepeda.

"Tidak benar itu, kami tidak pernah melaksanakan pengadaan sepeda seperti yang dimaksud. Apalagi menerima uang," ungkap dia. 

Penindakan kepada SkyPark, lanjut Adhim, adalah bukti jika pihaknya tidak terlibat.

"Pada 19 Desember 2020 kami lakukan tipiring kepada pengelola SkyPark karena proses perizinan masih berjalan namun melakukan pembangunan. Bahkan pada 21 Juni 2021 kami lakukan penyegelan, karena pengembang bekum mengantongi izin," tegas dia.

Ketua Yayasan Ujung Aspal (YUA) Jawa Timur (Jatim) Alex Yudawan mengatakan permasalahan yang mencatut LSM ini harus ditindak tuntas. 

"LSM apa dia? Karena LSM di Batu tidak ada yang merasa bersentuhan dengan SkyPark," klaimnya. 

Lebih lanjut, terkait terduga oknum AS yang mencatut instansi, Alex meminta pihak terkait melakukan tindakan hukum. "Jika Kejari dan Satpol PP memang tidak merasa ikut bermain, silahkan bawa ke ranah hukum, ini menyangkut Marwah instansi negara," tutup dia. 

Seebelumnya diberitakan, ada dugaan oknum Satpol PP berinisial WPU beserta oknum LSM dan wartawan berinisial AS, diperkenalkan oleh seseorang berinisial CBU kepada pemilik SkyPark Resort untuk melancarkan proses perijinan pembangunan. Disampaikan kuasa hukum pemilik SkyPark Suwito, jika AS mengatakan kepada kliennya jika ada orang Kejari Kota Batu yang membantu keamanan dan kelancaran proses perizinan.

"Yang membuat rekan-rekan LSM tersinggung karena AS mengaku sebagai LSM di Kota Batu. Kemudian, AS juga menyinggung instansi dalam hal ini Kejari Kota Batu, juga CBU mengatakan jika ada aliran dana sebesar Rp 11 juta untuk WPU guna pengadaan sepeda di Satpol PP Kota Batu," jelas Suwito. (Doi Nuri)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kejari dan Satpol PP Kota Batu Bantah Terima Uang dari Proses Perizinan Vendor Perumahan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT