Rabu, 26 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Kejari Situbondo Selamatkan Uang Negara Rp 316 Juta dari Koruptor

profile
Admin

05 November 2020 15:26

162 dilihat
Kejari Situbondo Selamatkan Uang Negara Rp 316 Juta dari Koruptor
Kejari saat menyerahkan uang sitaan dari terdakwa korupsi

SITUBONDO - Kejaksaan Negeri (Kejari) Situbondo berhasil selamatkan anggaran negara dari tangan pelaku korupsi di tahun 2020 mencapai Rp 316 juta.

Menurut Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Situbondo, Reza Aditya Wardana, pihaknya sejak bulan Januari 2020, sudah berhasil mengamankan uang negara sekitar Rp 316 juta.

"Uang tersebut kita terima dari para pelaku korupsi. Salah satunya korupsi yang dilakukan Imam Ilyas Gazali," ungkap Reza melalui rilis yang diterima Kamis (4/11/2020).

Sementara, kasus korupsi yang sudah berhasil di eksekusi di tahun 2020 jumlahnya lima perkara. Diantaranya kasus korupsi yang dilakukan Imam Ghazali dan beberapa perkara lain. 

"Maksud eksekusi disini adalah perkara sudah berkekuatan hukum tetap. Artinya sudah keputusan final dari pengadilan. Baik itu tingkat pengadilan negeri, tinggi dan kasasi," tuturnya.

Meski demikian lanjutnya, masih ada beberapa kasus yang belum masuk tahap eksekusi. Sepertihalnya kasus korupsi yang dilakukan salah satu lurah di Kabupaten Situbondo. 

"Kasusnya masih di upaya hukim kasasi mahkamah Agung. Sehingga belum ada putusan final dari pengadilan," ucapnya.

Lebih lanjut, kata Kasi Pidsus, pihaknya kedepan akan terus berupaya mencegah dan meminimalisir terjadinya korupsi di Situbondo. Salah satunya dengan menggalakkan sosialisasi dan pendampingan terhadap masyarakat dan pejabat negara. Khsusunya pemerintah desa.

"Kenapa harus pemerintah desa? Karena cukup banyak kasus korupsi dilakukan oleh pemerintah desa. Sehingga perlu perhatian khusus dari aparat penegak hukum," pungkasnya. (Sarwo Edi).

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kejari Situbondo Selamatkan Uang Negara Rp 316 Juta dari Koruptor

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT