Sabtu, 22 Januari 2022
Olahraga

Kerapkan Harumkan Nama Jember, Atlet Cilik Ini Kesulitan Ikuti Kompetisi

profile
Rochul

14 November 2021 22:59

43 dilihat
Kerapkan Harumkan Nama Jember, Atlet Cilik Ini Kesulitan Ikuti Kompetisi
Fawwas Alfarizi atlet panjat tebing asal Jember

JEMBER - Seorang bocah umur 10 tahun bernama Achmad Fawwaz Al Farizi, dinilai berprestasi untuk olahraga panjat tebing. Pasalnya meskipun masih di bangku SD kelas 3 di SDN Slawu 1 Jember sudah terlihat luar biasa.

Bocah Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang ini, sudah banyak menorehkan prestasi. 8 medali terdiri dari 2 medali emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Semuanya diraih di tingkat Provinsi Jatim hingga saat ini.

Karena itulah, Fawwaz panggilan akrabnya bia melenggang untuk berkompetisi di tingkat nasional yang akan digelar di Aceh, Senin (15/11) besok.

Namun karena kekurangan anggaran untuk biaya hidup saat berkompetisi, Fawwaz ragu untuk terus ikut kompetisi. Ia berharap ada dukungan dari pemerintah daerah untuk bisa membantunya berkompetisi di tingkat nasional.

"Ini kompetisi tingkat nasional saya yang perdana. Pertama kalinya. Alhamdulillah seleksi tingkat provinsi lolos. Makanya bisa ikut Kejurnas di Aceh. Karena saya sering menang di tingkat Provinsi. Jadi poinnya tinggi," kata Fawwaz saat ditemui di rumahnya, Minggu (14/11/2021).

Selama berkompetisi di tingkat provinsi, Fawwas sudah, menghasilkan 8 medali dan mengharumkan nama Kabupaten Jember. 

"Emas 2, perak 1, dan perunggu 5," sebutnya. Belum lagi prestasi di tingkat daerah yang juga mendukung raihan poin prestasi dari Fawwaz. Sehingga bisa naik ikut kompetisi di tingkat nasional," ungkap dia. 

Namun demikian, Fawwaz mengaku sedih dengan langkah perdananya untuk ikut kompetisi di tingkat nasional. Pasalnya, Fawwaz tidak memiliki dana atau anggaran untuk biaya hidup selama berkompetisi yang akan berlangsung.

Torehan medali yang diraih Fawwas Alfarizi

"Adanya hanya akomodasi berangkat sama tiket yang dijamin pihak panitia di sana. Ya saya berharap bisa juara satu, juga ada bantuan anggaran untuk sangu (biaya hidup) selama berkompetisi di Aceh," ujarnya.

Diketahui, Fawwaz adalah anak ketiga pasangan Mariyono (50) dan Nuriyati Ningsih (45). Kedua kakaknya Achmad Abdi Kamal Maulana (18) dan Achmad Haydar Priyatama (16). Juga dikenal sebagai seorang atlet panjat tebing.

Saat berlatih, Fawwaz dilatih kakak pertamanya Achmad Abdi Kamal Maulana dan seorang pelatih profesional yang akrab dipangil Pak Nur.

"Untuk (olahraga) panjat tebing ini, kebanyakan kita biaya sendiri. Mulai dari membuat papan panjat tebing, beli pin, harnes, ataupun sepatu (khusus panjat tebing). Uangnya hasil lomba setelah kita menang. Jadi nyicil sampai jadi seperti sekarang," kata Kakak Pertama Fawwaz, Achmad Abdi Kamal Maulana.

Pria yang akrab dipanggil Didi ini mengatakan, untuk berlatih panjat tebing, Fawwaz selalu melakukannya di rumah ataupun di lokasi papan panjat tebing di Kampus Unej, dan SMAN Ambulu. Karena di dua lokasi itu yang memiliki papan panjat tebing dengan ketinggian sesuai untuk kompetisi.

Untuk di rumah, Fawwaz dan kedua kakaknya tinggal dalam satu kamar berukuran kurang lebih 7 x 1,5 meter. Di dalamnya ada papan panjat tebing lengkap dengan pin yang disusun teratur. Sebagai tempat latihan bagi Fawwaz dan kedua kakaknya.

"Kami kurang sekali dapat perhatian pemerintah, lebih banyak sendiri. Tapi untuk kompetisi adik saya ini ke Aceh. Saya berharap ada bantuan pemerintah. Toh kompetisinya nasional dan mewakili harumkan nama Jember," kata Didi. 

"Kalau biaya uang tiket berangkat akomodasi dan uang makan ada. Karena adik juara 1 dan dapat bantuan. Tapi kita butuhnya sangu dan biaya hidup di sana (selama kompetisi). Ini yang jadi kendala," pungkasnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kerapkan Harumkan Nama Jember, Atlet Cilik Ini Kesulitan Ikuti Kompetisi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT