Jumat, 28 Januari 2022
Ekonomi

Keren, Sejumlah Pedagang Tradisional Banyuwangi Terapkan Non-tunai Saat Pasar Ramadan

profile
Ikhwan

14 April 2021 04:43

276 dilihat
Keren, Sejumlah Pedagang Tradisional Banyuwangi Terapkan Non-tunai Saat Pasar Ramadan
Transaksi dengan menggunakan uang non-tunai

BANYUWANGI - Sebagian besar pedagang tradisional di Kabupaten Banyuwangi mulai menerapkan transaksi dagang berbasis digital. Dimana para pelaku usaha itu mulai memberlakukan transaksi digital pada saat gelaran pasar ramadan yang berlangsung di Jalan Brigjen Katamso, Banyuwangi.

Salah satu pedagang yang menggunakan sistem tersebut adalah Heri. Meskipun dagangannya hanya ditopang oleh sepeda ontel dan gerobak dia tetap menggunakan moda pembayaran menggunakan metode QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard). Menurutnya metode itu sangat memudahkan para pedagang dan tidak berbelit.

"Selain juga selama pandemi ini untuk menghindari kontak fisik dengan pelanggan. Kemudian kita juga lebih mudah tidak perlu lagi menyediakan uang kecil untuk kembalian," katanya, Selasa (13/4/2021).

Meskipun begitu Heri mengakui bila sistem transaksi digital tersebut belum sepenuhnya bisa diterapkan. Sehingga Ia berharap agar kedepannya rekan-rekan lain sesama pedagang dan konsumen bisa menggunakan pembayaran secara online dan serentak.

"Sementara ini baik dari pelanggan maupun konsumen belum sepenuhnya bisa menggunakan transaksi model digital ini. Jadi masih menggunakan pembayaran konvensional juga," imbuhnya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan, moda pembayaran itu merupakan wujud untuk menjadikan Kabupaten ujung timur Jawa ini terdigitalisasi.

"Menjadi kabupaten yang melakukan pembayaran secara cashles, non tunai tetapi sudah memanfaatkan teknologi," kata Ipuk usai membuka acara pasar ramadan.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Nanin Oktaviantie menyampaikan bila gelaran pasar ramadan di jalan Brigjen Katamso yang menggelar dagangannya sebanyak 60 pelaku UMKM.

"Kurang lebih sudah ada 34 pedagang yang sudah menerapkan transaksi digital QRIS dan selanjutnya seluruh teman-teman pedagang bisa mengunakannya dengan bantuan dari teman-teman pedagang," ungkapnya.

Sebagai Informasi guna memulihkan perekonomian masyarakat selama bulan suci ramadan, sejumlah pelaku UMKM mendirikan ratusan pasar ramadan diselenggarakan serentak di 25 kecamatan di Kabupaten Banyuwangi. pasar tersebut merupakan inovasi ini. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Keren, Sejumlah Pedagang Tradisional Banyuwangi Terapkan Non-tunai Saat Pasar Ramadan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT