Sabtu, 29 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Ketua Komnas PA Bicara Hak Asuh Gempi

profile
Admin

30 Desember 2020 22:37

222 dilihat
Ketua Komnas PA Bicara Hak Asuh Gempi
Ketua PA Arist Merdeka Sirait (istimewa)
PEMATANGSIANTAR - Gading Marten diminta Ketua Umum (Ketum) Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait untuk mengambil hak asuh Gempita Nora Marten dari Gisella Anastasia. Hal ini diutarakan Arist saat berada di Polres Pematangsiantar, Simalungun. 

"Dengan ditetapkannya GA dan MYD oleh Polda Metrojaya sebagai tersangka pemeran video syur yang menghebohkan masyarakat Indonesia, mereka dapat dikenakan pasal berlapis yakni UU RI tentang ITE dan UU RI tentang Pornografi dengan ancaman hukuman 6-12 tahun," terang Arist Merdeka Sirait, pada Selasa (29/12/2020). 

Lebih lanjut Arist mengatakan demi kepentingan terbaik dan masa depan anak Gading Marten sebagai orang tua dapat mengajukan penetapan hak asuh melalui pengadilan dengan dasar bahwa Gisel mempunyai perilaku tak layak mengasuh mendidik dan mengasuh anak.

"Menurut pengakuan Gisel dan MYD bahwa video syur yang menghebohkan itu dengan sengaja dibuat tahun 2017 disalah satu hotel di Medan, sebelum Gisel bercerai dengan Gading Marten tahun 2019," sambung Arist.

Arist menegaskan bahwa perilaku Gisel telah mencederai hak anaknya, demi masa depan anak dan beban psikologis anak.

Komnas Perlindungan Anak merekomendasikan agar Gading Marten selaku orangtua anak mengambil hak asuh anak melalui pengajuan hak asuh anak melalui penetapan pengadilan, Komnas Perlindungan Anak siap memfasilitasinya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ketua Komnas PA Bicara Hak Asuh Gempi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT