Rabu, 26 Januari 2022
Kesehatan

Kisah Nasiruddin Sembuh dari Penyakit Lipoma yang Dideritanya 2 Tahun

profile
Admin

01 Januari 1970 07:00

23 dilihat
Kisah Nasiruddin Sembuh dari Penyakit Lipoma yang Dideritanya 2 Tahun
Nasiruddin, penderita lipoma yang berhasil sembuh
PASURUAN - Dua tahun sudah Nasiruddin (45) bergelut dengan penyakit lipomanya. Namun berkat adanya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS), ia mampu sembuh setelah menjalani operasi.

"Pernah sekali menggunakan (JKN-KIS), dan saat itu langsung dipakai operasi karena ada benjolan. Alhamdulillah, operasinya berjalan lancar. Saya ingat betul pelayanannya (ruma sakit) baik dan nggak merasakan perbedaan dengan pasien umum,” ungkap pria 45 tahun ini. 

Sebelum diputuskan operasi oleh dokter, awalnya ia hanya merasakan benjolan di sekitaran perut. Lantaran khawatir, Nasiruddin memutuskan untuk segera membawanya ke dokter.

Usai menjalani pemeriksaan, dokter menyarankan untuk segera dilakukan operasi lantaran bejolannya yang semakin membesar.

“Operasinya dulu di RSUD Tongas. Saya dirawat sekitar 3-4 harian di sana. Sebenarnya tidak merasakan sakit, cuma memang khawatir dengan kondisi perut akhirnya saya beranikan operasi. Dokter memang sempat berpesan kalau telat dioperasi bisa menimbulkan rasa sakit karena menekan saraf di sekitarnya,” bebernya.
 
Nasiruddin menambahkan usai operasi dirinya masih harus menjalani kontrol hingga sebulan ke depan. Namun karena ditanggung BPJS Kesehatan pengobatan tersebut gratis.

Baginya, program JKN-KIS tak ubahnya sebagai pahlawan masa kini yang hadir untuk menciptakan ketenangan saat penyakit datang.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh RSUD Tingas saat itu. Menurutnya, semua perawat hingga dokter yang bertugas sangatlah cekatan dan ramah. Ia turut lega lantaran di akhir operasi tak ada biaya yang diminta. Ruang perawatan tempat ia dirawat pun juga sesuai dengan hak kelasnya.

Nasiruddin berharap kebaikan program JKN-KIS ini terus berlanjut sampai kapan pun. Dirinya menilai jika program ini akan jadi poros perbaikan kualitas fasilitas kesehatan di masa mendatang.

“Sekarang kalau gak punya persiapan sudah pasti bingung kalau ternyata biaya pengobatannya mahal. Jadi ada program seperti ini bisa membantu sekali. Hitung-hitung kita sedekah kalau ternyata sembuh. Semoga programnya jalan terus dan semakin membaik ke depannya,” pungkas pria asli Mojokerto ini.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Kisah Nasiruddin Sembuh dari Penyakit Lipoma yang Dideritanya 2 Tahun

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT