Rabu, 19 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Lagi, Penyidik KPK Geledah Dinas di Lingkungan Pemkot Batu

profile
Admin

12 Januari 2021 19:03

157 dilihat
Lagi, Penyidik KPK Geledah Dinas di Lingkungan Pemkot Batu
Petugas KPK saat menggeledah kawasan di Pemkot Batu

KOTA BATU – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggeledah kawasan Balai Kota Among Tani Kota Batu. Kali ini tim penyidik KPK menyasar kantor Dinas Unit Layanan Pengadaan (ULP).

 

Juru Bicara KPK Ali Fikri menyatakan, penggeledahan sepanjang hari Selasa 12 Januari 2021 ini menyasar kantor Dinas ULP untuk mencari dokumen terkait perkara dugaan tindak pidana korupsi gratifikasi di Pemkot Batu tahun 2011-2017.

 

"Sore ini kita sita sejumlah dokumen terkait dengan perkara ini (gratifikasi). Lebih lanjut akan kita kembangkan kasusnya," kata Ali saat memberikan keterangan rilisnya, pada Selasa (12/1/2021).

 

Ali menjelaskan, mulai pekan lalu, tim penyidik KPK telah melakukan sejumlah penggeledahan di beberapa kantor dinas yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Batu, termasuk ruang kerja Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

 

Ditambahkannya, penggeledahan tersebut dilakukan sejak Rabu (6/1/2021). Pada saat itu, KPK menggeledah tiga lokasi, yakni Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Pariwisata, dan Dinas Pendidikan Kota Batu.

 

Masih kata Ali, penggeledahan dilanjutkan pada hari Kamis (7/1/2021) di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi, Dinas Penanggulangan Kebakaran, dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kota Batu.

 

"Secara keseluruhan, ada sembilan kantor dinas pada lingkungan Pemerintah Kota Batu yang digeledah KPK dan ruang kerja Wali Kota Batu pada hari Jumat (8/1/2021)," katanya.

 

Selain melakukan penggeledahan, KPK juga telah memeriksa dua orang saksi terkait dengan kasus tersebut. Saksi yang diperiksa atas nama Moh Zaini yang merupakan pemilik PT Gunadharma Anugerah dan Kristiawan yang merupakan mantan pengurus rumah tangga Eddy Rumpoko.

 

Zaini diperiksa untuk dilakukan pendalaman terkait dengan dugaan pemberian sejumlah uang kepada pihak terkait perkara tersebut agar bisa mendapatkan proyek pekerjaan di Pemerintah Kota Batu.

 

Sementara itu, Kristiawan dilakukan pendalaman atas dugaan sebagai perantara penerimaan atas perintah dari pihak yang terkait perkara ini untuk menerima sejumlah uang dari para kontraktor, dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pemkot setempat.

 

Diketahui, pada tahun 2017 penyidik KPK menjerat Wali Kota Batu Eddy Rumpoko dalam operasi tangkap tangan pada bulan September. Dalam kasus tersebut, Eddy Rumpoko diduga menerima suap senilai Rp500 juta terkait dengan proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemerintah Kota Batu pada tahun anggaran 2017 senilai Rp5,26 miliar. (Doi Nuri)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Lagi, Penyidik KPK Geledah Dinas di Lingkungan Pemkot Batu

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT