Minggu, 23 Januari 2022
Kesehatan

Langkah Pemkab Mojokerto Mencegah Stunting di Peringatan Hari Keluarga Nasional

profile
Andy

23 Juni 2021 21:22

38 dilihat
Langkah Pemkab Mojokerto Mencegah Stunting di Peringatan Hari Keluarga Nasional
Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat memperingati hari keluarga nasional

MOJOOKERTO - Selain kasus Covid-19, ancaman stunting masih menyerang Kabupaten Mojokerto. Hal ini yang membuat Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengingatkan peran keluarga menghadapi persoalan stunting.

Hal ini disampaikan Ikfina Fahmawati saat memperingati Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun 2021 dengan tema 'Keluarga Keren Cegah Stunting' di hotel berbintang di kawasan Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (23/6/2021) yang diselenggarakan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2.

Menurut Ikfina, stunting adalah masalah kurang gizi kronis, yang mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak, yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usia seharusnya. Stunting dapat menyebabkan terganggunya perkembangan otak, metabolisme tubuh dan pertumbuhan fisik.

“Keluarga adalah pabriknya SDM. Kita harus menjaga agar SDM kita ini selalu berkualitas. Agar bisa tercipta generasi berkualitas, kita harus berupaya mencegah stunting. Dimulai dari pernikahan dan merencanakan sebuah keluarga,” kata Ikfina.

Dirinya tak lupa mendorong KB jangka panjang yakni implan dan IUD, bagi pasangan yang sudah tidak ingin hamil atau berada di usia yang tidak memungkinkan untuk hamil. 

Sementara itu, Kepala DP2KBP2 Joedha Hadi  pada laporan kegiatan menjabarkan beberapa kegiatan, pada peringatan Hari Keluarga Nasional ke-28 tahun 2021. Antara lain sosialisasi calon pengantin di 10 desa locus stunting yang diikuti 30 orang peserta, dengan narasumber Kantor Urusan Agama, puskesmas, DP2KBP2 dan PLKB non PNS.

Lalu ada pelatihan wirausaha atau tata boga bagi perempuan kepala keluarga dan perempuan korban kekerasan, tanggal 14-15 juni 2021 di UPT Balai Latihan Kerja Jabon Mojokerto. Kegiatan dilakukan sebagai upaya untuk membangkitkan perekonomian perempuan di masa pandemi Covid-19, yang diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri dari 25 perempuan kepala keluarga dan 15 perempuan korban kekerasan.

Selanjutnya ada giat pelayanan serentak sejuta akseptor tanggal 19 Juni 2021 di RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari, yang diikuti 203 akseptor MOW, 3 akseptor MOP, 246 IUD, 401 implan, 5.560 suntik, 6.986 pil dan 281 kondom. Tim dokter yang melaksanakan baksos berjumlah 18 orang dari BKKBN Provinsi Jawa Timur, dipimpin dokter Yudi dari Lanup Iswahyudi Madiun.

DP2KBP2 bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Mojokerto, turut menyelenggarakan lomba kelompok Bina Keluarga Balita (BKB) yang berhasil menjaring beberapa pemenang. Yakni juara pertama  BKP Mawar Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, juara dua BKB Anggrek 1 Desa Kwedenkembar, Kecamatan Mojoanyar, dan juara tiga BKB Sayang Bunda Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg.

Aksi simpatik GenRe (Generasi Berencana) berupa promosi program GenRe ke masyarakat, juga melengkapi rangkaian kegiatan. Hingga acara puncak  yaitu sarasehan dengan tema “peran keluarga dalam pencegahan stunting di Kabupaten Mojokerto pada tanggal 23 Juni 2021 dan dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati. Narasumber yang dihadirkan adalah dokter Anggono dari RSUD Prof. dr. Soekandar Mojosari.

“Selain rangkaian kegiatan di atas, perlu kami laporkan juga bahwa pelaksanaan pendataan keluarga di Kabupaten Mojokerto telah selesai dilaksanakan dengan sukses, meski awalnya terkendala di server pusat. Sebanyak 334.525 keluarga telah kita data melalui kader-kader pendata yang ada di dusun/desa. Terima kasih kepada Ibu bupati yang berkenan menjadi yang pertama didata oleh kader Desa Tampungrejo Kecamatan Puri. Semoga hasil dari pendataan keluarga tersebut dapat menjadi acuan untuk evaluasi program Bangga Kencana ke depan,” papar Joedha Hadi.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Langkah Pemkab Mojokerto Mencegah Stunting di Peringatan Hari Keluarga Nasional

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT