Sabtu, 29 Januari 2022
Pemerintahan

Langkah Polres Jember Selama PPKM Darurat

profile
Rochul

02 Juli 2021 21:38

631 dilihat
Langkah Polres Jember Selama PPKM Darurat
Forkopimda Kabupaten Jember

JEMBER - Maklumat Presiden Joko Widodo menyampaikan perihal wacana Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Polres Jember sudah melakukan persiapan, terutama pembahasan soal-soal teknis dari akan dilakukannya PPKM darurat tersebut.

Dikonfirmasi usai rapat koordinasi lewat daring bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Forkopimda Pemprov Jatim di Pendapa Wahyawibawagraha, Jumat (2/7/2021). 

Kapolres Jember AKBP Arif Rahman Arifin menyampaikan pihaknya bersama Forkopimda Jember langsung melakukan rapat koordinasi.

"Sesuai dengan yang disampaikan bapak Presiden mengenai PPKM Darurat. Kami sudah lakukan sosialiasi melalui media sosial (medsos). Kami bersama TNI dan Pemda (juga) sudah melakukan langkah-langkah teknis, namun masih menunggu (petunjuk) dari bapak Mendagri," kata Arif.

Selain itu, dari hasil rapat dengan Gubernur Khofifah. Juga disampaikan soal upaya komunikasi dan koordinasi dengan masyarakat. Yang bertujuan dengan adanya PPKM darurat nanti dapat dipahami dan dimaklumi. Sebagai upaya maksimal mengurangi dan mengatasi lonjakan kasus Covid-19 saat ini yang terus meningkat.

"Kami juga ikut arahan Forkopimda di Provinsi Jawa timur untuk melakukan pertemuan komunikasi dengan tokoh masyarakat, pimpinan agama di Jember untuk bisa mensukseskan instruksi dari bapak presiden," jelasnya.

Terkait soal antisipasi persoalan ekonomi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keresahan. Pasalnya dari PPKM darurat ini memberikan dampak kurang menguntungkan bagi masyarakat.

"Untuk antisipasi ekonomi dan keresahan di (tengah) masyarakat. Sudah disampaikan oleh bapak bupati, nantinya akan dilakukan droping khusus bagi masyarakat terdampak ekonomi dan sosial," kata Arif.

Kemudian terkait adanya kepadatan kendaraan sehingga malah menimbulkan kemacetan akibat dilakukannya penyekatan. "Juga akan dicarikan solusi yang tepat," sambungnya.

Untuk droping bantuan kepada masyarakat terdampak secara ekonomi. Arif menjelaskan, juga akan ditinjau lebih dalam.

"Yang terdampak saat ini contohnya saat meninjau area ditutup. Kan pedagang kaki lima itu. Jadi nanti bupati mengupayakan memberikan bantuan. Tapi akan ditinjau lagi, jangan sampai kaki lima itu memiliki lokasi usaha (lebih dari satu). Ini (juga) yang masih dipelajari (konsep tepat) pemberian bantuan itu," ulasnya.

Terkait alasan adanya pemberlakuan jam malam di Jember, Arif juga menambahkan, pertimbangan untuk mengambil kebijakan itu, sudah melalui berbagai pertimbangan.

"Tentunya sesuai edaran dari bupati, dan langkah antisipasi lonjakan kasus yang sudah terjadi," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama jajaran Forkopimda setempat menyiapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Yang nantinya terkait pelaksanaan PPKM darurat itu, akan dilakukan 3 - 20 Juli 2021 mendatang.

Persiapan PPKM darurat tersebut, sesuai dengan arahan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo. Sebagai upaya mengatasi dampak lonjakan kasus penyebaran Covid-19 yang kembali meningkat. Juga mengatasi penyebaran varian baru Virus Corona yang terjadi.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Langkah Polres Jember Selama PPKM Darurat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT