Jumat, 28 Januari 2022
Lifestyle

Situs Candi Winong, Bangunan Peninggalan Majapahit yang Ditemukan Pasukan Mataram

profile
Andy

13 Januari 2022 07:25

90 dilihat
Situs Candi Winong, Bangunan Peninggalan Majapahit yang Ditemukan Pasukan Mataram
Candi Winong yang ada di Dlanggu, Kabupaten Mojokerto

MOJOKERTO - Dlanggu, salah satu Kecamatan yang terletak di Kabupaten Mojokerto. Tak banyak orang yang tahu, ternyata menyimpan peninggalan sejarah kerajaan Brawijaya, tepatnya dusun Kademangan, desa Lebak, Dlanggu, Mojokerto.

Salah satu peninggalan di dusun Kademangan adalah sebuah bangunan yang berdiri di era Brawijaya abad ke 13 yang disebut Candi Winong.

Disebut Candi Winong dikarenakan sekitar candi ditumbuhi banyak pohon Winong. Sehingga para warga setempat menyebutnya sebagai Candi Winong.

Tak jauh dari area Candi, terdapat batu asli dari gunung yang  disebut batu andesit di sebelah Utara. 

Destinasi lain dari Candi Winong yakni terdapat dua mata air sungai yang ditemukan oleh para peneliti. Pertama, yang berada di ujung jalan, konon mata air tersebut menjadi tempat sesuci para Brahmana pada masa Kerajaan Brawijaya. 

Mata air sungai yang dikenal dengan mata air “Trimukti” yang konon menjadi tempat padepokan para Brahmana dan Cantrik. 

Candi Winong mempunyai artefak berbentuk potongan-potongan kecil yang sudah tidak bisa terbaca karena sudah terlalu lama dan hancur oleh tumbuhan.

Candi Winong memiliki mitos dan sejarah faktual yang disertai dengan bukti artefak dan material. Diceritakan pada era terdahulu setiap raja membuat sebuah candi dengan memilih tempat yang mempunyai energi yang cukup besar sehingga jika melakukan ritual atau berdoa akan langsung tersambung dengan dewa atau kepercayaan yang dipuja. 

Dalam cerita Budayawan Endah Tri Astuti mengungkapkan, pertama kali ditemukannya Candi Winong yakni ketika masa Majapahit runtuh dan pertama ditemukan oleh pasukan Diponegoro dan rakyat Mataram. 

“Dahulu kata sesepuh saya, Candi Winong itu pertama kali di temukan sama pasukan Diponegoro dan rakyat Mataram itu. Dan waktu itu memang di temukan waktu kerajaan Majapahit runtuh,” ungkap Endah.

Selain itu Bunda Endah, sapaan akrabnya mengungkapkan, bahwa nama asli dari Candi Winong adalah Candi Wening. Arti kata Wening yang berarti bening atau jernih seperi air pegunungan yang mengalir.

"Nama asli dari candi ini itu bukan Candi Winong, tapi Candi Wening. Nama Wening sendiri dalam bahasa Jawa berarti bening atau jernih seperti mata air pegunungan yang mengalir. Selain itu Candi Winong dulunya merupakan tempat para Brahmana bersemedi dan melakukan macam ritual pada zaman kerajaan Brawijaya, sehingga pada saat masuk candi, keadaan harus dalam keadaan hening tanpa suara sedikitpun,” papar Endah lebih lanjut. 

Namun sangat disayangkan tak banyak masyarakat yang tahu akan hal tersebut hingga saat ini. (Mahesa/MGA)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Situs Candi Winong, Bangunan Peninggalan Majapahit yang Ditemukan Pasukan Mataram

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT