Minggu, 23 Januari 2022
Lifestyle

Menyoal Peringatan HUT Surabaya Kata Pemerhati Sejarah

profile
Erwin

06 Juni 2021 18:11

80 dilihat
Menyoal Peringatan HUT Surabaya Kata Pemerhati Sejarah
Bangunan ikonik di Surabaya

SURABAYA – Siapa yang tidak kenal Kota Surabaya? Secara demografi Surabaya merupakan Kota terbesar kedua setelah Kota Jakarta. Kota dengan label Kota Pahlawan ini baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 728 bulan lalu pada tanggal 31 Mei 2021, meskipun agak sedikit berbeda dari perayaan-perayaan sebelumnya, nuansa khidmat tetap dirasakan oleh masyarakat Surabaya. 

Tapi di balik euporia itu, muncul kontroversi terkait hari jadi Kota Surabaya itu sendiri, polemik itu muncul dari sejarawan yang tergabung dalam Forum Begandring Soerabaia yang menggugat secara akademis atas tanggal hari jadi Kota Surabaya yang jatuh pada 31 Mei 1293. 

Selain Forum Begandring Soerabaia, pemerhati dari Belanda juga ikut bicara, mereka tergabung dalam Oost Indisch Doof yaitu yayasan yang mengkaji sejarah dan budaya Hindia Timur. Sebelumnya, Hindia Timur merupakan sebutan bagi Indonesia pada era imperialisme. Yayasan itu berpusat di Amsterdam, Belanda. 

Komunitas itu menghubungi Nanang Purwono, pimpinan Bagandring Soerabaia. Dalam penyampaiannya, Nanang mengklaim bahwa Oost Indisch Doof konsen dengan perkembangan budaya dan sejarah di Indonesia, termasuk Kota Surabaya. 

”Saya telah berbincang dengan Monique Soesman, salah seorang anggota dewan Oost Indisch Doof. pernah bekerja sebagai atase kebudayaan di Kantor Kedutaan Besar Belanda di Jakarta sebelum pulang ke negara asalnya,” tutur Nanang. 

Nanang menuturkan, jika tanggal 31 Mei yang selama ini diperingati sebagai Hari Jadi Kota Surabaya ternyata dinilai masih subjektif, Oost Indisch Doof siap membantu Begandring Soerabaia mencarikan data dan referensi yang dibutuhkan. 

”Monique bilang, Kota Surabaya pernah memiliki hari jadi yang diperingati setiap 1 April. Hari itu merupakan hari desentralisasi dan terbentuknya gemeente (pemerintah kotamadya) Surabaya. Tepatnya pada 1 April 1906,” ucap Nanang. 

Pada 1 April 1906, berdasar buku 25 Jareen Decentralisatie in Nederland Indisch dinyatakan sebagai hari terbentuknya Pemerintahan Kotamadya (gemeente) Surabaya, sesungguhnya hari jadi itu adalah hari lahirnya sebuah sistem pemerintahan baru di Surabaya. Yaitu sistem pemerintahan Kotamadya Surabaya. 

”Lantas, kapan kotanya sendiri, secara fisik, terlahir, atau terbentuk? Sebab pengertian Pemerintah Kota Surabaya dan Kota Surabaya adalah hal yang berbeda. Pemerintah Kota Surabaya adalah sistem atau administrasinya. Tetapi Kota Surabaya adalah kondisi fisiknya,” terang Nanang 

Untuk itulah, Nanang mengatakan, pihaknya akan ditemani Oost Indisch Doof. Mereka akan berusaha mencari data historis tentang mulai terbentuknya Kota Surabaya secara fisik. Sebab terbentuknya kota secara administratif sudah terjawab, yakni 1 April 1906. 

”Monique akan mencari data-data itu di museum arsip Belanda. Dia menjanjikan memberikan kepada Begandring Soerabaia sebagai bahan kajian alternatif Hari Jadi Kota Surabaya,” pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Menyoal Peringatan HUT Surabaya Kata Pemerhati Sejarah

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT