Rabu, 26 Januari 2022
Kriminal

Motif Pria Beristri Bunuh Terapis Mojokerto : Tak Punya Uang Bayar Pijat Plus - Plus

profile
Andy

19 Februari 2021 19:45

1.4k dilihat
Motif Pria Beristri Bunuh Terapis Mojokerto : Tak Punya Uang Bayar Pijat Plus - Plus
Pembunuh terapis pijat diamankan Polresta Mojokerto

MOJOKERTO – Mencari layanan gratisan pijat plus – plus membuat Irwanto gelap mata. Apalagi pria yang sebenarnya telah memiliki istri ini tengah menjalani proses perceraian dengan istrinya.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP Rohmawati Lailah mengungkapkan, Irwanto sengaja merencanakan pembunuhan ke korban Santi lantaran tak punya uang, setelah melakukan pijat plus – plus dengannya. Ironisnya pelaku sebenarnya telah mempunyai istri yang tengah hamil 8 bulan, namun karena proses perceraian ia memilih mencari ‘kenikmatan’ lain di luar.

“Proses cerainya ditolak pengadilan karena istrinya hamil 8 bulan. Karena gengsi sudah proses cerai ini, maka ia tidak minta berhubungan badan dengan istrinya malah ke panti pijat," tandasnya.

"Pada kunjungan pertamanya dua tahun lalu, tersangka membayar jasa pijat plus sebesar Rp 300 ribu. Saat itu dia dilayani teman Santi," sambungnya.

Dikunjungan keduanya pada Kamis (4/2/2021) disebut Lailah, Irwanto ternyata tidak mempunyai uang untuk membayar jasa pijatnya. "Oleh sebab itu, tersangka berencana menghabisi Santi yang kebetulan melayaninya. Setelah dipijat, Irwanto menyetubuhi Santi dan spermanya dibuang keluar (sprei)," lanjutnya.

"Setelah itu, tersangka melanjutkan sesi kedua. Saat korban dalam posisi nungging, tersangka mengambil senjata tajam yang dia bawa, lalu melakukan pembunuhan terhadap korban. Sesi kedua belum tuntas, hanya supaya korban lengah," tambahya.

Irwanto tiga kali menusukkan golok yang dia bawa ke tubuh Santi. Janda anak satu asal Loceret, Nganjuk itu tewas akibat luka tusuk dengan lebar 7 cm dan sedalam 14 cm di leher sebelah kiri. Korban juga menderita luka tusuk di pinggul dan punggung.

Sebelum kabur, Irwanto sempat menyerang teman korban, Tatik (47) yang kebetulan juga berada di panti pijat Berkah. Perempuan asal Desa Sidorejo, Kecamatan Jetis itu selamat meski menderita luka sobek di telinga dan pipi kiri.

"Selama kami periksa, kondisi jiwa tersangka normal. Dia dengan sadar melakukan perbuatan tersebut. Memang sejak awal niatnya tersangka ingin membunuh karena tidak punya uang, itu saja," tandas Laila.

"Karena mencoba kabur dan melawan petugas, maka dilakukan tindakan tegas dan terukur yang mengenai betis kaki pelaku," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Motif Pria Beristri Bunuh Terapis Mojokerto : Tak Punya Uang Bayar Pijat Plus - Plus

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

1 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT