Rabu, 26 Januari 2022
Peristiwa Nasional

Muncul Surat Perdamaian dengan Oknum TNI AL, Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Buka Suara

profile
Andy

26 Oktober 2021 15:04

794 dilihat
Muncul Surat Perdamaian dengan Oknum TNI AL, Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Buka Suara
Surat perdamaian yang dibuat oleh Garnisun

KOTA MOJOKERTO - Anggota Satpol PP Kota Mojokerto yang diduga dianiaya oknum TNI AL buka suara soal surat perdamaian. 

Menurut Angga Ardiyan (29) surat pernyataan perdamaian itu dibuat dan ditandatangani di Garnisun Mojokerto. Ia menegaskan surat perjanjian itu dibuat oleh salah satu petugas Garnisun.

"Yang buat surat perjanjian damai itu bukan saya tapi petugas Garnisun. Saat saya menandatangi itu belum sempat membaca karena kepala saya pusing dan mata masih buram, nggak bisa melihat," ungkap Angga.

Lebih lanjut dikatakannya, tanda tangan saja nggak apa-apa, tapi di surat tersebut tidak ada materainya.

"Saat di Garnisun itu saya mau dipukuli lagi Mas, saya takut. Ada saksinya banyak dari Garnisun, orangnya keras. Mau tak buat perkedel kamu," jelas Angga seraya menirukan kata pelaku yang diduga Oknum perwira TNI AL tersebut.

"Sebelum ke Garnisun, sekitar pukul 21:10 WIB saya pun berangkat ke RSI Hasanah dengan dibonceng teman anggota Satpol PP Rizal Awaludin. Namun karena tanggung jawab menjaga kantor Wali Kota maka saya minta diperban saja dan segera kembali bertugas, takut ada yang hilang Mas. Saya kecewa sekali, ketika di Garnisun saya disuruh bawa ke Puskesmas, nanti biayanya ditanggung dan saya dijemput oleh oknum TNI AL tersebut. Namun yang bersangkutan tidak datang datang juga," terangnya.

Masih menurut Angga, sekitar pukul 03:00 karena nggak kuat nahan sakit akhirnya ia harus sepeda motoran sendiri ke RS Dian Husada karena darah masih keluar.

"Akhirnya pihak RS menyarankan di bawa ke RSU karena kalau dijahit nggak bisa, harus operasi itu Mas. Di RS Dian Husada dikasi perban lagi dan beli obat jalan di RS Dian Husada," sambungnya.

Senada dengan pernyataan Angga, Humas RSI Hasanah Abiyono mengatakan memang ada seorang laki-laki yang datang bersama temannya dengan kondisi penuh darah.

"Namun belum sempat dijahit dan dilakukan rekam medis, orangnya sudah pergi. Apakah benar yang dimaksudkan Mas orang tersebut atau bukan, saya tidak bisa memastikan karena belum dilakukan pendataan ataupun rekam medis," jelasnya.

Sebelumnya, Angga mengatakan peristiwa yang dialaminya berawal dari kecelakaan lalu lintas yang terjadi di depan Kantor Wali Kota Mojokerto pada hari Jumat (22/10/2021) sekitar pukul 17.30 WIB kemarin.

"Saat itu saya beserta seorang rekan sedang jaga piket masuk siang. Tiba-tiba  di depan kantor pemkot arah putar balik ada insiden kecelakaan yang melibatkan sepeda motor yang dikendarai seorang ibu dan anaknya dengan kendaraan yang berada di depannya," jelas Angga.

Lebih lanjut dikatakannya, ibu ini sudah diingatkan polisi cepek untuk berhenti tapi malah menerobos sehingga terjadi kecelakaan.

"Akibat kejadian tersebut, lanjut Angga, si ibu jatuh terpental sampai depan pos, lalu ia berusaha menolongnya. Bukannya berterima kasih, si ibu yang menabrak tersebut malah datang menghampirinya dengan marah-marah," sambungnya.

Masih menurut Angga, ia berniat membantu malah dikiranya dirinya yang menabrak. Tapi setelah dijelaskan polisi cepek dan warga sekitar akhirnya ibu itu minta maaf kepadanya.

"Tak berhenti disitu, permasalahan kembali berlanjut, saat saya meminta kartu identitas si ibu untuk penyelesaian secara damai dengan korban," ungkapnya.

"Saya bilang kalau ibu gak mau menyerahkan KTP, ini kan ada CCTV malah nanti ibu kena tilang. Lantas beliaunya marah-marah dan bilang nanti kesini lagi," jelasnya.

Sekitar pukul 20.45 malam, ibu itu memang datang bersama suami dan temannya yang mengaku oknum TNI berpangkat Letkol. Tanpa basa-basi kedua orang ini kemudian menghujani pukulan secara bertubi-tubi hingga ia mendapatkan luka parah di bagian wajah.

"Kejadian itu terjadi pos jaga pintu masuk Kantor Wali Kota Mojokerto, Jalan Gajah Nomor 145 Kota Mojokerto," tandasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Muncul Surat Perdamaian dengan Oknum TNI AL, Anggota Satpol PP Kota Mojokerto Buka Suara

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT