Sabtu, 29 Januari 2022
Ekonomi

Ngopi Bareng, Pelaku Ekonomi Kreatif Curhat ke Menparekraf dan Wali Kota Mojokerto

profile
Andy

17 Juli 2021 10:42

152 dilihat
Ngopi Bareng, Pelaku Ekonomi Kreatif Curhat ke Menparekraf dan Wali Kota Mojokerto
Ngobrol penuh inspirasi bareng Ning Ita dan Cak Sandiaga Uno secara virtual di Rumah Rakyat.

KOTA MOJOKERTO - Ngobrol penuh inspirasi (Ngopi) bareng Wali Kota Mojokerto Ning Ita dan Menparekraf Cak Sandiaga Uno, pelaku ekonomi kreatif mencurahkan isi hatinya melalui virtual, Jumat (16/7/2021) malam.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyampaikan meskipun kecil, koya kami mempunyai segudang potensi.

"Seperti potensi wisata bahari di sungai Ngotok. Pembangunan infrastruktur untuk mendukung pariwisata juga kami lakukan, seperti mahkota Tribuana Tunggadewi yang berada di perempatan jalan empunala," kata Ning Ita, sapaan akrab orang nomor satu di kota onde-onde ini.

Lebih lanjut dikatakannya, di tengah pandemi seperti saat ini mau kita dituntut untuk kreatif.

"Seperti tadi, penjual kripik yang harus beralih ke kuliner lain karena tempat pemasarannya di tempat wisata banyak yang tutup," ujarnya.

"Dalam waktu 1-2 Minggu mendatang kita akan rumuskan bersama Oke Oce, supaya semuanya tepat dan sesuai dengan yang diharapkan," pungkasnya.

Beberapa perwakilan pelaku ekonomi kreatif yang ikut menyampaikan aspirasinya, dari komunitas film studio cerita Wahyudin Hassani Widodo, komunitas alas kaki Joko Purnomo, Umi Rosyidah, perwakilan UMKM Arik Agustiani.

Cak Wahyudi menyampaikan bahwa ia kesulitan untuk mendapatkan peralatan sinema yang dibutuhkan di Mojokerto.

"Kalau kami butuh peralatan baik menyewa ataupun membeli, harus ke  Surabaya atau Malang, karena di sini belum ada Pak Menteri," ujar Cak Wahyudi mewakili komunitas film studio.

Sedangkan, sebagai pengrajin sepatu Joko Purnomo berharap bisa membuat sepatu dari bahan baku kain khas dari berbagai daerah.

"Saya ingin sesuatu yang berbeda, kalau di Mojokerto ini banyak yang pakai kulit, makanya saya pakai kain. Kalau bisa nanti untuk pengadaan sepatu bisa dari Mojokerto karena produk kami bisa bersaing dengan yang lainnya," ujar Joko.

Di sisi lain, perwakilan UMKM Arik Agustiani meminta bantuan permodalan karena banyak yang tidak mempunyai agunan.

"Banyak dari kami yang sudah diberikan pelatihan, kesulitan mendapatkan modal karena tidak mempunyai agunan," ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Menparekraf Cak Sandiaga Uno mempersilahkan para deputi untuk mejawab aspirasi mereka.

"Kebetulan sekali semua deputi hadir di sini untuk mendengar aspirasi dari kawan-kawan pelaku ekonomi kreatif di kota Mojokerto, biasanya nggak bisa hadir semua," ujar Cak Sandi, Menparekraf.

Sandi kemudian memberikan rumus 3G untuk para industri pariwisata dan kreatif, yaitu Gercep (Gerak Cepat), Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi untuk Bertahan). (Adv)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Ngopi Bareng, Pelaku Ekonomi Kreatif Curhat ke Menparekraf dan Wali Kota Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT