Kamis, 27 Januari 2022
Pemerintahan

Pasien Covid-19 Turun, Tenda Perawatan RSUD dr. Soebandi Jember Dibongkar

profile
Rochul

20 Agustus 2021 20:17

357 dilihat
Pasien Covid-19 Turun, Tenda Perawatan RSUD dr. Soebandi Jember Dibongkar
Kondisi di RSUD dr. Soebandi Jember

JEMBER - Menurunnya pasien Covid-19 di RSUD dr. Soebandi Jember membuat tenda di halaman dibongkar. Hal ini terlihat dari pantauan suarajatimpost, pada Jumat (20/8/2021). 

Suasana perawatan Unit Gawat Darurat (UGD) terlihat lebih lengang. Biasanya sebuah tenda terpasang di depan ruang UGD untuk merawat pars pasien Covid-19 yang tidak tertampung di dalam ruangan. 

Dirut Rumah Sakit dr. Hendro Soelistijono mengatakan, untuk penanganan pasien dengan kondisi probable Covid-19 tidak seperti dua minggu yang lalu. Biasanya para pasien ini bahkan sampai harus ditangani di tenda darurat. 

"Sejak seminggu lalu terjadi penurunan angka kunjungan dan BOR (Bed Occupancy Rate). Secara realtime hari ini, BOR ruang ICU (khusus penanganan) Covid-19 persentasenya 38 persen. Sedangkan ruang isolasi 35 persen. Ini luar biasa. Padahal dua minggu yang lalu, BOR itu sampai 90 - 96 persen," kata Hendro, Jum'at (20/8/2021).

Menurut Hendro, penurunan angka kunjungan dan BOR tersebut menjadi sebuah berkah tersendiri bagi semua pihak.

"Yang artinya, Alhamdulillah adanya PPKM dan program-program lain yang dilakukan bapak Bupati Jember. Diantaranya isolasi terpusat, dan juga pelaksanaan Vaksinasi yang masif dilakukan. Itu berhasil menekan angka penyebaran virus Covid-19 saat ini. Semoga hal ini berlangsung secara terus menerus sampai Covid-19 juga hilang," ungkapnya.

Dengan penurunan ini, diakui tidak lagi terjadi penumpukan pasien. Ataupun adanya penanganan pasien probable yang harus transit terlebih dahulu di tenda darurat. Sehingga hari ini, satu tenda darurat yang dipasang di depan rumah sakit dibongkar. 

"Karena tingkat hunian (perawatan ataupun penanganan pasien probable Covid-19) rendah, dapat tertangani dengan baik. Jadi sudah tidak perlu dilakukan transit (di tenda darurat), yang sudah sejak dua hari belakangan ini. Jadi jika ada yang datang langsung bisa masuk (perawatan di dalam ruangan rumah sakit). Transit dapat dilakukan dalam ruang ICU," ungkapnya.

Namun demikian, masih tetap dilakukan langkah antisipasi. Apabila terjadi lonjakan atau penanganan yang ekstra seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

"Maka dari itu tenda darurat yang kita pasang sebelumnya ada dua. Dibongkar satu, kita sisakan satu sebagai upaya antisipasi. Kemudian untuk tempat tidur kita tidak akan kurangi, sambil kita lihat situasinya. Semoga benar-benar menurun kasus Covid ini," bebernya. 

Diketahui dari aplikasi RSD dr. Soebandi Jember, kata Hendro, yang secara oomatis selalu dilakukan pembaharuan data. 

"Dari total 115 tempat tidur (TT) bagi pasien Covid-19. Hanya 40 TT yang digunakan oleh pasien Covid-19, dan tersisa 75 TT yang masih kosong," pungkasnya.

Sementara itu terkait menurunnya angka kunjungan dan persentase BOR di RSD dr. Soebandi Jember. Juga diikuti dengan meningkatnya angka kesembuhan pasien Covid-19 dalam kurun waktu sehari.

Dari data resmi yang dirilis Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Jember, melalui Diskominfo. Tercatat Rabu (18/8/2021) kemarin, angka kasus baru Covid-19 ada 63 orang. Sedangkan untuk angka pasien sembuh baru 184 orang.Sementara itu untuk angka kematian, tercatat ada 14 kasus dalam sehari.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pasien Covid-19 Turun, Tenda Perawatan RSUD dr. Soebandi Jember Dibongkar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT