Rabu, 26 Januari 2022
Kriminal

Pembunuhan Anak 4 Tahun di Sumenep, Keluarga Ungkap Fakta Baru

profile
Iruel

30 April 2021 21:19

1.4k dilihat
Pembunuhan Anak 4 Tahun di Sumenep, Keluarga Ungkap Fakta Baru
Pelaku saat diamankan Polres Sumenep

SUMENEP - Keluaga korban ungkap fakta baru soal kasus pembunuhan terhadap anak berusia 4 tahun di Kabupaten Sumenep. Meski pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi, hal ini seakan masih membuat tak percaya pihak keluarga. 

Hal yang diungkapkan keluarga korban, saat mengetahui motif pelaku pembunuhan dilandasi rasa cemburu dinilai masih bersifat tabu.

Salah seorang keluarga korban, inisial BHI (30) saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa sebelum anak berusia 4 tahun itu menghilang, tersangka SL sempat ingin meminjam uang kepada Hamidah, yang tak lain adalah ibu dari korban Selvy Nur Indah Sari. Namun, saat itu ibu korban tak memberi pinjaman kepada SL.

Dia menduga pelaku SL merasa marah kepada ibu korban  karena tidak diberi pinjaman uangnya sehingga melampiaskan emosinya kepada anaknya. Tak hanya itu, sejauh pengetahuan BHI, pelaku SL sering terlilit banyak hutang.

"Pelaku memang terlilit hutang, kalau hanya cemburu kenapa malah kalungnya waktu itu yang diambil duluan, kan tidak masuk akal," ungkapnya Jumat, (30/04/2021).

Kendati demikian, jika tersangka pada polisi mengaku bahwa suaminya diduga ada hubungan asmara dengan ibu korban, pihaknya tidak menampik. Menurutnya hal itu bisa saja benar atupun tidak. Tetapi disisi lain, hal itu sangat bertolak belakang dengan hilangnya perhiasan korban.

"Kalau soal hubungan asmara antara suami si pelaku dengan ibu korban, saya tidak tahu. Yang jelas, jika dilihat dari cara pelaku mengambil perhiasannya, itu sangat kelihatan sekali kalau dia sangat butuh uang, artinya bukan karena cemburu," sebutnya.

Padahal kata dia, ibu korban dengan pelaku memiliki kedekatan emosional yang sangat erat. Bahkan keduanya sering bersama dan kelihatan akur saat bepergian.

"Mau kemanapun atau saat pelaku ini ingin pinjam uang dan semacamnya, pasti selalu bareng dengan ibu korban," paparnya.

Atas kejadian itu, dua merasa sedih dan terpukul. Sebab keduanya masih sama-sama famili dekatnya.

"Tapi yang jelas saya kurang puas kalau hanya dikatakan cemburu. Toh itu bisa saja betul, tapi motif lain tidak disebutkan dalam pemberitaan hasil jumpa pers kepolisian itu, apalagi pasal yang dikenakan," cetus pria yang juga merupakan paman korban sekaligus ada hubungan keluarga dengan pelaku.

Terpisah, kuasa hukum korban, Syafrawi mengatakan, bahwa penerapan pasal kepada tersangka SL dinilai kurang memenuhi unsur keadilan. Menurutnya, penyidik harusnya juga memasukkan pasal 340 KUH tentang pembunuhan berencana.

"Kami selaku kuasa hukum korban merasa penerapan pasal tersebut kurang memenuhi unsur keadilan, karena melihat dari motif pembunuhannya direncanakan. Sehingga pasal 340 juga perlu dimasukan," ungkapnya.

Untuk diketahui, polisi menetapkan tersangka SL dengan pasal 80 ayat (3) Undang-undang Republik Indonesia (UU RI) nomor 17 tahun 2016, atas perubahan UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pembunuhan Anak 4 Tahun di Sumenep, Keluarga Ungkap Fakta Baru

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT