Rabu, 19 Januari 2022
Pemerintahan

Pengamanan Lebaran: 260 Personel Diterjunkan Polres Jember

profile
Rochul

08 Mei 2021 14:55

45 dilihat
Pengamanan Lebaran: 260 Personel Diterjunkan Polres Jember
Polres Jember Saat Kegiatan Kesiapan Anggota.

JEMBER - Sebagai langkah antisipasi penyebaran virus Covid-19 dan khawatir adanya jenis virus varian baru dari Corona. 

Pemerintah menegaskan larangan mudik pada Lebaran 2021. Upaya itu ditangkap jajaran Mapolres Jember dengan menerjunkan 260 personelnya untuk pengamanan. 

Untuk penerapan aturan larangan mudik diketahui sejak 6 Mei kemarin hingga 17 Mei mendatang.

Menurut Kabag OPS Polres Jember Kompol Agus Supariyono, Polres Jember akan menerjunkan 260 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI,  Satpol PP dan Dishub setempat.

"Yang nantinya, akan konsentrasi di 4 titik Posko pengamanan. Yakni di pertokoan  roxy mall, alun-alun kota Jember, Pantai Pancer Puger, serta Pantai Watu Ulo dan Papuma," kata Agus saat dikonfirmasi di mapolres, Jumat (7/5/2021) tengah malam.

 

Alasan dari penetapan titik pengamanan itu, kata Agus, untuk melakukan pengawasan protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Virus Covid-19.

"Juga sosialisasi dan penerapan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Yang fokus di wilayah Kabupaten Jember," ungkapnya.

"Sedangkan untuk pengaman mudik lebaran tetap ada, dan dilakukan per rayon. Yang untuk Kabupaten Jember, berada di Rayon 3. Yakni Jember, Lumajang, Bondowoso, Banyuwangi, dan Situbondo," sambungnya.

Agus juga menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi larangan mudik yang telah ditetapkan pemerintah. 

"Kemudian untuk titik pusat keramaian, seperti mall, pasar, ataupun juga lokasi wisata, untuk tetap terapkan prokes, dan jangan berjubel saat belanja," tegasnya.

Terpisah, Bupati Jember Hendy Siswanto mengungkapkan alasan adanya aturan larangan mudik yang diterapkan pemerintah.

"Ada tren kenaikan positif Covid-19 sebesar 2,30 persen menjelang Idul Fitri, dibandingkan dari masa sebelumnya," kata Hendy menirukan isi pidato sambutan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, perihal larangan mudik 2021.

Kata Hendy, berdasarkan pengalaman tahun 2020 lalu. Ada kenaikan angka penyebaran Virus Covid-19 saat menjelang Idul Fitri.

"Hasil survey dari Dinas Perhubungan menyebutkan akan ada 81 juta orang akan bergerak jika arus mudik diizinkan. Meski dilarang pun diperkirakan masih ada 17,5 juta orang berusaha akan mudik," jelasnya.

Karena itu, lanjutnya, kasus Covid-19 harus diwaspadai dan jangan lengah.

"Contohnya India. Di sana sekitar 400 ribu kasus perhari dan sekitar 3.500 orang meninggal perhari karena Covid-19. Karena itu, esensi larangan mudik 2021 adalah mencegah penyebaran Covid-19 hingga tidak terjadi Klaster baru," ujarnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pengamanan Lebaran: 260 Personel Diterjunkan Polres Jember

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT