Rabu, 26 Januari 2022
Hukum

Penganiayaan Petugas Pemakaman Pasien Covid-19 di Malang dan Pelaku Berakhir Damai

profile
Nayoko

31 Januari 2021 17:19

46 dilihat
Penganiayaan Petugas Pemakaman Pasien Covid-19 di Malang dan Pelaku Berakhir Damai
Pelaku saat sempat diamankan di Mapolresta Malang Kota

KOTA MALANG - Insiden perseteruan keluarga almarhum pasien Covid-19 dan petugas makam akhirnya berakhir damai. Pihak kepolisian sendiri sebelumnya telah mengamankan dua orang keluarga almarhum dari pasien Covid-19 yang tertukar yakni anak almarhum berinisial MNH dan sepupunya BHO.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata membenarkan, damainya kedua belah pihak antaran petugas yang menjadi korban penganiayaan dengan pelaku.

"Perkembangan terakhir, korban dan keluarga pelaku sudah menemukan solusi untuk berdamai. Kemarin mereka sudah menunjukkan surat untuk berdamai, sudah mencabut berkas perkara dan tidak menuntut di kemudian hari,” ungkap Leonardus ditemui pada Minggu (31/1/2021).

Setelah mendengar kabar tersebut, Polresta Malang Kota segera mengecek berkas pencabutan yang dilakukan pihak pelapor. Memang dari informasi yang didapat keduanya menyepakati damai pada Sabtu 30 Januari 2021 kemarin. 
 
“Kami sudah melakukan pemeriksaan ke pelapornya dan memang ini (pencabutan laporan) benar dan ini memang ada kemungkinan berdamai,” ucap Leo, sapaan akrabnya.

Disebut mantan Wakapolrestabes Surabaya ini, seharusnya permasalahan tindakan pemukulan ini tidak, terjadi, apabila memang ada laporan terkait dengan tindakan menghalangi kerja petugas maka ancamannya memang pidana. 

“Saya sudah sampaikan bahwa ini contoh pembelajaran agar tidak terulang lagi. Siapapun yang akan melakukan kekerasan maupun ancaman kepada petugas yang melakukan tugas pemulasaraan maupun pemakaman, itu akan ada ancaman pidana,” tekannya.

Menurutnya ranah pidana itu adalah upaya terakhir yang dapat ditempuh, kalaupun ada alternatif berdamai maka pihak Polresta akan menjadi pihak pendorong untuk menemukan kata sepakat dan atau jalan damai tersebut.

“Itu hanya delik biasa, tetapi kembali lagi ke asas manfaat. Di dalam hukum itu ada asas manfaat, jadi apakah lebih banyak manfaatnya atau mudharatnya. Kalau mau diselesaikan dengan baik-baik maka kami hanya mendorong (berdamai) saja," tutupnya.

Terkait kondisi korban bernama Alfa yang dipukul oleh MNH dan BHO disebut Leonardus sudah bisa pulang dari RS RKZ Panti Waluya Sawahan dan menjalani rawat jalan.

Sebelumnya diberitakan dua orang yakni MNH (21) dan BHO (25) diamankan kepolisian dan ditetapkan sebagai tersangka penganiayaan ke petugas pemakaman jenazah pasien Covid-19 di Kota Malang. Kedua keluarga almarhum pasien Covid-19 berinisial W ini diduga emosi lantaran keterlambatan pemakaman dan adanya insiden jenazah yang tertukar yang menimpa keluarganya.

Akibatnya kedua pelaku melakukan pemukulan ke petugas bernama Alfa saat proses pemakaman di TPU Kasin ada Kamis 28 Januari 2021 sekitar pukul 15.00 WIB. Aksi penganiayaan tersebut sempat terekam ponsel kamera warga dan viral beredar di media sosial.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Penganiayaan Petugas Pemakaman Pasien Covid-19 di Malang dan Pelaku Berakhir Damai

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT