Rabu, 26 Januari 2022
Ekonomi

Penjualan Hio dan Lilin Merosot 80 Persen Dampak Dari Imlek Di Massa Pandemi

profile
Rochul

12 Februari 2021 17:17

30 dilihat
Penjualan Hio dan Lilin Merosot 80 Persen Dampak Dari Imlek Di Massa Pandemi
Suwito Pengusaha Lilin Dan Hio Untuk Ibadat

JEMBER - Perayaan Imlek di tengah pandemi Covid-19 membuat aktivitas peribadahan di klenteng dibatasi. Hal ini berpengaruh dengan penjualan hio dan lilin yang turun drastis. Salah satu tempat penjualan hio dan lilin di Tempat Ibadat Tridharma (TITD) Pay Lien San Dusun Karang Asem, Desa Glagahwero, Kecamatan Panti, Jember, bahkan mengalami penurunan hingga 80 persen.

Pengelola penjualan Lilin dan Hio Suwito, omset dari penjualan bahkan merosot tajam sekali. 

"Jika dipersentase bahkan sampai 80 persen. Semisal seperti perayaan tahun baru Imlek yang biasanya Rp 2 juta minimal untuk hio dan lilin. Kini hanya Rp 400 ribu," kata Suwito saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Jumat (12/2/2021).

Sedangkan untuk perangkat sembahyang lainnya disebut Suwito juga mengalami penurunan drastis. Penurunan bahkan sudah terjadi sejak April 2020 lalu, kala pandemi Covid-19 mulai merebak di Indonesia. 

Perangkat sembahyang lainnya pun, kata Suwito, juga sama terdampak di massa Pandemi seperti ini.

"Kondisi ini sejak awal pandemi sekitar April 2020 sepi yang sembahyang. Sehingga perlengkapan pun sepi pembeli imbas dari Pandemi Covid-19" katanya.

Suwito mengatakan, faktor penyebab merosotnya penjualan alat sembahyang bagi umat Konghucu itu. Karena menaati prokes sesuai himbauan pemerintah.

"Jadi anjurannya banyak yang mengikuti, dengan beribadah secara keluarga sendiri, atau juga dengan dirayakan secara daring," ucapnya.

Selain itu, katanya, umat yang datang ke Klenteng sudah membawa alat sembahyang sendiri.

"Jadi karena ini, akhirnya menyebabkan penjualan hio dan lilin juga alat sembahyang lainnya merosot tajam" keluhnya.

Senada dengan yang disampaikan Suwito, Wakil Ketua TITD Pay Lien San Jap Swie Liong juga mengakui sepinya klenteng dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Karena kondisi Pandemi ini yang harus membuat sepinya umat dalam beribadah. Namun kita harus maklum, karena ini demi menjaga prokes dan agar masyarakat juga lekas terputus dari mata rantai Covid-19," ujarnya.(Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Penjualan Hio dan Lilin Merosot 80 Persen Dampak Dari Imlek Di Massa Pandemi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT