Rabu, 19 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Penyandang Disabilitas Trenggalek Dapat Bantuan dari Balai Besar Prof. dr. Soeharso Surakarta

profile
Admin

06 November 2020 13:17

164 dilihat
Penyandang Disabilitas Trenggalek Dapat Bantuan dari Balai Besar Prof. dr. Soeharso Surakarta
Pengukuran kaki palsu oleh balai Besar Prof. dr. Soeharso Surakarta

TRENGGALEK, - Penyandang Disabilitas Trenggalek Mendapat Bantuan dari Balai Besar Prof. dr. Soeharso Surakarta.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Trenggalek Ratna Sulistyowati menjelaskan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut asesmen dari Tim Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) Kabupaten Trenggalek beberapa minggu yang lalu.

"Ada 80 orang dari berbagai penyandang disabilitas yang telah mendapatkan asesmen," katanya. Jumat, (6/10/2020).

Dalam pemberian bantuan ini memang harus rinci, terdata dan dipetakan, selanjutnya dari pemetaan ini Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Fisik (BBRSPDF) melakukan tindak lanjut.

Yakni pendataan jumlah kebutuhan kaki palsu, dan saat ini merupakan realisasi pengukuran pembuatan kaki palsu.

"Pengukuran kaki palsu tersebut dilakukan oleh tenaga ahli BBRSPDF, masuk pada tahap kedua," terangnya.

Sedangkan untuk kebutuhan kursi roda, Ratna memaparkan, karena kebutuhan tidak sama, maka harus ada identifikasi pada beberapa penyandang disabilitas.

Dinsos juga telah melakukan identifikasi tentang kebutuhan keterampilan, dan alhasil BBRSPDF mengapresiasi program tersebut.

"Dengan apresiasi itu ada realisasi pelatihan untuk untuk 69 penyandang disabilitas dari BBRSPDF," ujarnya. 

Sebenarnya Dinsos bisa mengusulkan 100 lebih penyandang disabilitas, namun pihaknya tidak mau hanya berbicara kuantitas, karena jika pelatihan selesai tidak ada kualitas itu yang tidak diharapkan.

"Jadi yang kita pilih ini ada niat, karena juga akan ada bantuan 2 juta perorangan," ungkapnya.

Terpisah, Trianto Kepala Bidang Layanan Atensi BBRSPDF menyampaikan, ada dua tenaga ahli yang hadir kali ini untuk menindaklanjuti atensi yang telah dilaksanakan.

Karena kebijakan program di kementerian ini merupakan pelaksanaan atensi, diantaranya beberapa tahapan asesmen secara konferensip.

"Dari usulan Dinsos dan asesmen, kami mendatangkan tim sosial, psikolog, psioterapi yang semua ditindak lanjuti sesuai profesi masing-masing," tuturnya.

Trianto juga menambahkan, pada awal asesmen tim atensi bekerja untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan, selanjutnya di realisasi sesuai dengan kebutuhan.

Dari situ tim atensi dapat melihat penyandang disabilitas di Trenggalek memerlukan kebutuhan apa saja.

Seperti kemarin, dari hasil asesmen tim atensi telah melakukan pengukuran alat bantu kaki palsu kepada 7 orang penyandang disabilitas.

"Kali ini juga ada pengukuhan kaki palsu tahap dua dan konsultasi psioterapi," bebernya. 

Lebih lanjut Trianto menyampaikan, tim nya juga turun ke lapangan yaitu di Desa Ngulongkulon, Kecamatan Munjungan. 

β€œDisana ada beberapa penyandang disabilitas yang turut berpartisipasi melakukan konsultasi ke psioterapi dan juga ada satu anak yang memerlukan alat bantu,"pungkasnya. (Tatang)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Penyandang Disabilitas Trenggalek Dapat Bantuan dari Balai Besar Prof. dr. Soeharso Surakarta

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT