Sabtu, 22 Januari 2022
Pemerintahan

Pertama Kali Kota Surabaya Masuk Zona Kuning Pandemi Covid-19

profile
Erwin

01 September 2021 20:30

157 dilihat
Pertama Kali Kota Surabaya Masuk Zona Kuning Pandemi Covid-19
Peta persebaran Covid-19 di Jawa Timur

SURABAYA – Status Kota Surabaya Jawa Timur resmi beralih menjadi zona kuning atau resiko rendah. Hal ini dapat dilihat pada laman https://covid19.go.id/peta-risiko. Ini menandakan dalam kurun waktu 1,5 tahun sejak awal pandemi Covid-19, Kota Surabaya pertama kali memasuki zona kuning.

"Alhamdulillah, setelah menunggu sekian purnama, saat ini Surabaya masuk zona kuning," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astut, Rabu (1/9/2021).

Dirinya menggambarkan perjalanan zonasi Covid-19 Surabaya sejak 2020 selalu pada posisi resiko tinggi atau disimbolkan berwarna merah, pernah juga disebutkan Surabaya masuk zona hitam.

"Pada Agustus 2020 Surabaya masuk zona oranye hingga saat lonjakan kasus Covid-19 terjadi pada Juli 2021, sehingga Surabaya kembali masuk zona merah," ujarnya.

Pada awal Agustus 2021, Surabaya kembali masuk zona oranye dan memasuki September masuk zona kuning. 

"Ini pertama kali dalam sejarah pandemi di Surabaya. Terima kasih warga Surabaya. Terus jaga prokes, pandemi belum berakhir, semoga Surabaya segera masuk zona hijau, amin," katanya.

Sementara itu, angka kematian akibat Covid-19 di Kota Surabaya mulai terkendali. Hal ini mengacu pada jumlah pemakaman yang dilakukan secara protokol kesehatan (prokes), baik di TPU Babat Jarawat, TPU Keputih dan Krematorium terus menurun.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita memaparkan, dalam sepekan terakhir ini pada 23–29 Agustus 2021, angka kematian yang dimakamkan secara prokes Covid-19 terus mengalami penurunan setiap harinya. Misalnya, pada 23 Agustus, jumlah pemakaman prokes sebanyak 13 jenazah. Kemudian pada 24-25 Agustus, angka pemakaman Covid-19 mengalami penurunan menjadi 10 jenazah.

"Pada 26 Agustus turun lagi menjadi 9 jenazah, tanggal 27 Agustus menjadi 8 jenazah, pada 28 Agustus menjadi 6 jenazah. Itu kumulatif dari tiga tempat ya, yakni TPU Babat Jarawat, TPU Keputih dan Krematorium," kata Febria.

Menurut dia, pada tangga 29 Agustus jumlah pemakaman yang dilakukan secara prokes nihil. Artinya, tidak ada satu pun pemakaman prokes yang dilakukan di TPU Babat Jerawat, TPU Keputih maupun Krematorium.

"Ini menunjukkan adanya upaya Pemkot Surabaya dalam percepatan penanganan kasus Covid-19, sehingga case fatality rate (rasio angka kematian dengan total kasus positif Covid-19) dapat ditekan serendah mungkin," tutupnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pertama Kali Kota Surabaya Masuk Zona Kuning Pandemi Covid-19

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT