Selasa, 25 Januari 2022
Peristiwa Daerah

PHRI Kritik Surat Edaran Walikota Batu Soal Larangan Kerumunan

profile
Admin

24 Desember 2020 14:31

290 dilihat
PHRI Kritik Surat Edaran Walikota Batu Soal Larangan Kerumunan
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi. (Foto: istimewa)

KOTA BATU,- Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melarang timbulnya kerumunan pada perhelatan event pada malam pergantian tahun.

Pelaku usaha wisata baik akomodasi dan destinasi maupun pengusaha restoran hingga pusat perbelanjaan tak diperkenankan melakukan aktivitas yang mengundang kerumunan massa baik di luar ataupun di dalam ruangan.

Hal tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Walikota Batu nomor 003/3803/422.011/2020.

Kebijakan yang terbit ini dianggap cukup ketat oleh pelaku usahawa wisata. Yakni tentang pelarangan Gala Dinner, seperti yang diungkapkan oleh Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Sujud Hariadi.

"Ini harus diluruskan seperti apa mekanismenya. Kalau gala dinner ditiadakan lalu bagaimana nasib tamu hotel?” ungkapnya kecewa.

Sujud menambahkan, jika gala dinner ditiadakan maka potensi penumpukkan massa di malam tahun baru membesar.

"Karena tamu hotel tentu akan mencari makan diluar hotel. Apalagi informasinya sebagian PKL Alun-alun di Kota Batu juga memilih untuk tidak berjualan. Segera kami akan menemui Pemkot Batu untuk menanyakan teknisnya," imbuhnya.

β€œGala dinner ini adalah acara makan malam yang diiringi musik. Batasannya sampai mana? Tidak boleh ikut menyanyi atau seperti apa? Yang jelas, PHRI sepenuhnya akan patuh dengan SE yang ada bahkan kami juga menjamin tidak akan ada acara peniupan terompet atau penyalaan kembang api. Hanya saja terkait gala dinner, itu yang perlu diperjelas," tegas Sujud.

Mekanisme gala dinner, lanjut dia, harus jelas, "jika kami melanggar maka akan dikenakan Peraturan Walikota Batu Nomor 78 Tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin Dan Penegakan Hukum Penerapan Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Dan Pengendalian Corona Virus Desease 2019 yakni dengan sanksi penutupan usaha selama 14 hari penuh," ungkap dia.

Untuk diketahui, SE Wali Kota Batu menyebutkan, setiap orang yang memasuki Kota Batu pada tanggal 24-26 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 – 2 Januari 2021 harus bertanggungjawab atas kesehatan masing-masing, serta tunduk dan patuh terhadap syarat dan ketentuan yang berlaku. (Doi Nuri)

Tags
Anda Sedang Membaca:

PHRI Kritik Surat Edaran Walikota Batu Soal Larangan Kerumunan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT