Rabu, 26 Januari 2022
Kriminal

Polisi Cium Pengiriman Narkoba Melalui Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang

profile
Rochul

04 Maret 2021 12:37

114 dilihat
Polisi Cium Pengiriman Narkoba Melalui Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang
Polres Jember saat merilis tersangka penyalahgunaan narkotika

JEMBER – Peredaran narkoba dan pil koplo memanfaatkan jasa ekspedisi pengiriman barang dibongkar Polres Jember. Pada saat bertransaksi pengedar memanfaatkan sarana online kemudian melakukan pengiriman barang melalui jasa ekspedisi pengiriman barang.

Dengan memanfaatkan jalur darat, para pengedar narkotika ini mengetahui sisi kelemahan perusahaan jasa pengiriman barang. Hal ini diungkapkan Satreskoba Polres Jember usai mencium dugaan pengiriman paket narkoba melalui perusahaan jasa pengiriman paket barang.

Kasat Resnarkoba Polres Jember Iptu Dika Hadiyan Widya Wiratama menyatakan, polisi berhasil mengungkap adanya puluhan ribuan butir obat berbahaya jenis pil koplo dan puluhan gram narkoba jenis sabu yang berhasil diamankan polisi.

"Selain itu, modusnya untuk (peredaran) okerbaya itu (pengirimannya) menggunakan jasa ekspedisi yang dipesan melalui online. Kita pun melakukan control delivery pengiriman barang tersebut, sehingga kita bisa mengungkap," ujar pria yang akrab dipanggil Dika ini pada Kamis (4/3/2021) di Mapolres Jember.

Hal ini pun juga dibenarkan oleh Kapolsek Semboro AKP Fachtur Rahman, yang beberapa waktu lalu mengungkap peredaran narkoba antar provinsi. Dimana pihaknya mengamankan 21 ribu pil koplo yang dikirimkan dari Tangerang, Provinsi Banten melalui jasa ekspedisi pengiriman barang.

"Kita dalam investigasi ini, sebelumnya melakukan pemantauan selama setahun lebih. Apalagi pelaku ini, juga adalah residivis dan licin orangnya. Bahkan dari penangkapan kemarin dua orang pelaku. Kami mendapatkan seribu lebih (okerbaya), kemudian dicek dari medsosnya Facebook, Instagram, dan percakapan whatsapp-nya. Kita tahu ada pengiriman lewat ekspedisi khusus,," kata Fachtur.

Dengan terungkapnya modus inipun, polisi berkoordinasi dengan perusahaan jasa pengiriman paket.  "Yang ada dua perusahaan jasa pengiriman barang yang kita selidiki, yang terungkap (untuk mengelabui) pengirimannya lewat darat dan memilih (pengiriman paket) paling murah," katanya.

Dengan modus pengiriman paket lewat darat dan dengan biaya paling murah, diduga menjadi celah peredaran narkoba dapat lolos dari pantauan. Menurut Fachtur, ini modus baru yang dapat melancarkan peredaran narkoba tersebut.

"Beda kalau lewat pesawat. Yang mudah terdeteksi (karena paket akan melewati pemeriksaan X-ray) sehingga diketahui apa isi paketan yang akan dikirim. Tapi kalau lewat darat ini mudah lolos," tukasnya. (Lum)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Polisi Cium Pengiriman Narkoba Melalui Jasa Ekspedisi Pengiriman Barang

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT