Jumat, 28 Januari 2022
Pendidikan

PTM Terbatas di Kabupaten Malang Dilakukan, Begini Syarat yang Harus Dipatuhi

profile
Senopati

08 September 2021 10:29

125 dilihat
PTM Terbatas di Kabupaten Malang Dilakukan, Begini Syarat yang Harus Dipatuhi
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (dokumen SJP)

MALANG - Kegiatan pembelajaran tatap muka akhirnya kembali diterapkan di Kabupaten Malang. Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas bakal digelar setelah hampir satu tahun pembelajaran jarak jauh imbas COVID-19. 

PTM terbatas ini bakal diadakan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Malang, pada Selasa (7/9/2021) untuk sekolah SD dan SMP dengan sejumlah persyaratan khusus. 

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Rahmat Hardijono mrngatakan, pihaknya telah melaksanakan pembelajaran tatap muka terbatas di semua lembaga yang berada dalam Dinas Pendidikan Malang pada tanggal 7 September 2021.

"Bagi lembaga yang sudah melakukan daftar periksa serta menyiapkan sarana dan prasarana pendukung tentang protokol kesehatan serta pelaksanaan uji coba PTM sebelumnya, bisa melaksanakan PTM secara terbatas dulu, sambil melihat perkembangan yang ada pada tanggal 7 September (hari ini)," kata Rahmat Hardijono saat di hubungi awak media, Selasa siang (7/9).

Selain itu, lanjut Rahmat, tenaga pengajar yang ada di Kabupaten Malang sebanyak 34 ribu atau 85 persen sudah melaksanakan vaksinasi 2 dosis.

"Jadi dasar kami PTM ini melihat angka tenaga guru dan pengajar yang sudah melaksanakan vaksin dosis ke dua sebanyak 34 ribu, dan PTM di setiap lrmbaga di batasi sebanyak 30 persen untuk PAUD, dengan keterisian anak didik sebanyak 5 anak didik dari jumlah 15 anak didik, sedangkan untuk SD SMP sebayak 50 persen dengan keterisian jumlah siswa sebanyak 17 siswa dari normalnya 34 siswa per kelas," jelas Rahmat.

Durasi waktu belajar pun dikatakannya, juga dibatasi. Pihaknya mengatur durasi pembelajaran dibagi atas dua tingkatan yang mengikuti kondisi pandemi di Malang.

"Seperti untuk durasi belajar 2 jam dengan 4 mata pelajaran kondisi pandemi dalam keadaan sedang, 8 jam untuk wilayah tidak ada resiko dengan jarak per siswa 1,5 meter. Waktu istirahat selama 15 per jam di dalam kelas atau berjemur agar badan tetap fit," tandas Rahmat.

Untuk pelaksanaan PTM di Kabupaten Malang sejak tanggal 7 sampai 20 September 2021 supaya diatur, sehingga peserta didik nanti mendapatkan jadwal pembelajaran 2 jam per minggu per siswa.

Tetap menerapkan protokol kesehatan ketat, jaga jarak memakai masker standar yang lulus uji dan sesering mungkin cuci tangan dengan sabun agar siswa - siswa terhindar dari Covid-19.

"Mudah - mudahan PTM di Kabupatem Malang berjalan dengan lancar dan yang penting tetap menjaga Prokes. Agar para siswa dan guru pengajar terhindar dari Covid-19. Saat ini vaksinasi untuk pelajar terus di gencarkan oleh Pemkab Malang dengan tujuan agar para siswa memiliki kekebalan dan imun yang kuat dalam tubuhnya," pungkasnya. (nes)

Tags
Anda Sedang Membaca:

PTM Terbatas di Kabupaten Malang Dilakukan, Begini Syarat yang Harus Dipatuhi

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT