Rabu, 26 Januari 2022
Kesehatan

Puluhan Wartawan Pasuruan Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama

profile
Wartawan

26 Februari 2021 21:17

49 dilihat
Puluhan Wartawan Pasuruan Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ke wartawan di Pasuruan

PASURUAN - Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pasuruan tahap kedua termin pertama kali menyasar sejumlah awak pers. Tampak vaksinasi Covid-19 dilakukan ke awak media pada Jumat (26/2/2021) siang.

Setidaknya 72 orang jurnalis yang ada di Pasuruan dan sekitarnya dilakukan penyuntikan vaksin Covid-19 yang dilakukan di Posko Satgas Penanganan Covid-19 di Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan.

Sebelum divaksin, para wartawan diharuskan untuk menjalani tes tekanan darah, skrining kesehatan dan wawancara oleh petugas kesehatan mengenai riwayat kesehatan. Usai divaksin mereka pun juga menerima kartu vaksinasi Covid-19 sebagai tanda telah menerima vaksin.

Ketua PWI Pasuruan Jaka Harianto mengaku, usai divaksin dirinya tidak dirinya tidak merasakan adanya kejanggalan, bahkan usai divaksin dirinya dapat beraktifitas seperti biasanya. "Tidak terjadi apa-apa. Ada yang bilang gampang ngantuk, cepat lapar, pusing dan lain sebagainya. Sementara sekarang masih tidak ada efek apa-apa," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan, Dr Ani Latifah mengatakan, para wartawan merupakan penerima vaksin tahap II, dengan skala prioritas bersama TNI, POLRI, Satpol PP dan penerima lainnya. Khusus untuk wartawan, jumlah vial yang tersedia sekitar 72 dosis, baik dari anggota PWI Pasuruan, maupun organisasi wartawan resmi lain yang bertugas di Pasuruan.

"Untuk itu, bagi para wartawan yang merasa belum divaksin, bisa langsung datang ke lokasi vaksin di hari yang sama pada 17 Maret 2021 mendatang. Silakan bisa langsung datang ke Posko Penanganan Covid-19. Kami tunggu hari ini atau tanggal 17 Maret 2021 mendatang dengan menyertakan KTP dan kartu keanggotaan wartawan," ujarnya.

Di sisi lain, vaksinasi para wartawan juga dijadikan satu dengan 40 tenaga kesehatan (nakes) yang sempat ditunda vaksin.

Menurut Ani, puluhan tenaga kesehatan tersebut adalah mereka-mereka yang tak jadi divaksin lantaran beberapa sebab diantaranya tengah menyusui, tekanan darah yang masih tinggi, memiliki komorbit atau penyakit penyerta seperti kencing manis yang kadar gula dalam darahnya masih tinggi atau sebab lainnya.

"Ada yang dulu masih menyusui. Ada juga yang pas lagi sakit, tensi darah masih tinggi, kadar gula dalam darah juga tinggi, jadi akhirnya ditunda. Dan sekarang kita jadwalkan bersamaan dengan teman-teman media," tutup Ani.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Puluhan Wartawan Pasuruan Ikuti Vaksinasi Tahap Pertama

Share

APA REAKSI ANDA?

1 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT