Jumat, 28 Januari 2022
Ekonomi

Pupuk Langka di Pasaran, Petani Banyuwangi Khawatir Gagal Panen

profile
Admin

05 Oktober 2020 12:49

272 dilihat
Pupuk Langka di Pasaran, Petani Banyuwangi Khawatir Gagal Panen
Ilustrasi Google.

BANYUWANGI - Kelangkaan pupuk di berbagai daerah Indonesia juga turut dirasakan petani di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Sudah sebulan ini petani menjerit karena kesulitan menemukan pupuk subsidi di pasaran. Bahkan pupuk non subsidi juga sukar didapat.

"Justru yang menjadi persoalan meskipun non subsidi barangnya sulit didapat. Kalau toh datang sebagian petani tidak langsung dapat," ujar Sugito (50) salah satu petani dari Desa Balak, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (4/10/2020).

Artinya, kata dia, yang sudah terlambat mupuk kadang justru terlambat beli, sehingga masyarakat jadi panik. 

"Sedangkan menunggu kedatangan berikutnya masyarakat harus nengok kios lagi, harus datang lagi, kadang sampai berkali kali," curhatnya.

Sugito menyampaikan, meski pupuk subsidi jenis urea sudah habis di pasaran masyarakat sudah bisa menerima dan tidak ada protes. Namun petani meminta agar pupuk non subsidi jangan sampai kesulitan juga.

"Biarpun harganya mahal yang penting barangnya ada dan petani gak sampai terlambat mupuk. Permintaan masyarakat jangan sampai sulit mendapatkan pupuk," ucapnya.

Kata Sugito, dampak dari telatnya pupuk ini pendapatan yang diharapkan petani menjadi berkurang. Karena pertumbuhan padi dan tanaman lainnya yang mereka tanam menjadi tidak normal.

"Sudah hampir satu bulan ini petani banyak yang menjerit. Persoalan di masyarakat misalnya terlambat sehari dua hari padi tidak rusak. Tapi kalau satu dua minggu petani khawatir gagal panen," keluhnya.

Petani berharap agar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat bisa memperjuangkan nasib para petani.

"Semoga wakil rakyat benar-benar memperjuangkannya. Paling tidak aspirasi masyarakat sudah tersampaikan," ujarnya penuh harap. (WAN)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pupuk Langka di Pasaran, Petani Banyuwangi Khawatir Gagal Panen

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT