Jumat, 28 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Razia Parkir Liar di Kota Mojokerto, Petugas Temukan Tiga Jukir Liar

profile
Andy

08 November 2021 20:50

62 dilihat
Razia Parkir Liar di Kota Mojokerto, Petugas Temukan Tiga Jukir Liar

MOJOKERTO - Razia juru parkir liar dilakukan di Kota Mojokerto. Hasilnya ada juru parkir (Jukir) liar yang tak berseragam terjaring petugas gabungan dari  Satuan Samapta (Satsamapta) Polres Mojokerto Kota dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto, pada Senin (8/11/2021). 

Salah satu jukir liar mengaku mendapatkan pinjaman seragam dari jukir resmi. Tak hanya itu, pendapatan hasil menarik tarif parkir dibagi dua dengan jukir resmi.

SW, 41 tahun mengaku kalau sore hari harus membagi pendapatan tersebut dengan salah satu oknum jukir resmi yang dinaungi Dishub Kota Mojokerto.

"Kalau sore bagi dua, makanya aku tidak narget, gak tarif. Dikasih tak terima, gak dikasih gak masalah," ucapnya.

Dirinya pun dibekali oknum jukir resmi karcis dari Dishub Kota Mojokerto. Tak lain diberikan jika ada pelanggan yang membutuhkan bukti karcis tersebut.

"Kalau ada yang minta tak kasih, tapi biasanya sales yang minta," ucap jukir liar yang setiap hari memiliki pemasukan sekitar Rp 50 ribu per hari ini.

Sementara, ia tak mengetahui jika karcis yang dibawanya hanya digunakan khusus untuk kendaraan bernopol luar Kota Mojokerto. Terlihat, SW memegang karcis resmi dari Dishub Kota Mojokerto dengan tarif Rp1.000 per kendaraan. 

"Saya gak tahu kalau ini buat itu, tahunya saya dikasih karcis gitu ajah. Tidak tahu kalau ini buat yang luar kota," ia memungkasi.

Sementara, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan membenarkan, adanya penindakan terhadap juru parkir liar yang memanfaatkan seragam jukir resmi dari Dishub Kota Mojokerto.

Operasi bina kusuma bersama Dishub Kota Mojokerto menyisir jalan-jalan protokol. Dimulai dari Jalan KH. Nawawi, berlanjut ke Jalan Letkol Sumarjo, dan berakhir di Jalan Majapahit. Dari razia jukir liar ini, petugas mendapati tiga jukir abal-abal yang tidak memiliki identitas resmi sebagai jukir dan melakukan penarikan tarif parkir melebihi ketentuan.

"Ketiganya masih kita amankan dan masih kita periksa untuk didalami. Dari tiga orang ini, apakah ada potensi lain atau pelanggan lain masih kita dalami. Mereka ibarat menipu masyarakat," katanya.

Ketiga jukir liar ini dikenakan pasal 504 ayat 1 KUHP, barang siapa meminta-minta di tempat umum (jukir liar). Pasalnya, mereka melakukan penipuan terhadap masyarakat dengan modus memakai seragam resmi milik jukir yang dinaungi oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mojokerto.

"Kita juga sudah melakukan kordinasi dengan pihak dishub agar lebih jeli lagi dalam uruaan juru parkir," tegasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Razia Parkir Liar di Kota Mojokerto, Petugas Temukan Tiga Jukir Liar

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT