Kamis, 27 Januari 2022
Kesehatan

Santunan Covid-19 Gagal Cair Sesuai SE Kemensos

profile
achmad fuad

24 Februari 2021 11:05

32 dilihat
Santunan Covid-19 Gagal Cair Sesuai SE Kemensos

LUMAJANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo Ignasius, menyampaikan bahwa santuan tersebut tidak cair, sesuai dengan surat Kemensos yang ditujukan kepada Dinsos Propinsi perihal Rekomendasi dan Usulan Bantuan Santunan Ahli Waris Korban Meninggal Akibat Covid-19.

“Surat Nomor : 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Pebruari 2021 yang lalu, dan di tandatangani oleh Direktur Pelindungan Sosial Korban Bencana Sosial atas nama Sunarti, bahwa tidak ada alokasi anggaran pada tahun 2021 untuk santuan korban meninggal akibat Covid-19, untuk tidak dapat ditindaklanjuti,” terang dr Bayu.

Dan untuk detailnya, kata dr Bayu, awak media bisa tanya ke Kepala Dinsos Kabupaten Lumajang agar tidak salah dalam penyampaiannya.

Atas saran dr Bayu, media ini mencoba menghubungi Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lumajang, Dewi Susiyanti belum memberikan jawaban yang gamblang kepada awak media yang bertanya.

Namun dikatakan Bupati LSM LIRA Kabupaten Lumajang, Angga Dhatu Nagara, kepada media ini, bahwa ada dugaan tidak cairnya santunan untuk ahli waris orang yang meninggal akibat Covid-19 tersebut, karena adanya tindak pidana korupsi yang telah dilakukan oleh Menteri Sosial (mensos), Juliari Batubara. 

“Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Firli Bahuri, kan sudah menduga Mensos Juliari Batubara menggunakan uang korupsi bansos Covid-19 untuk keperluan pribadi,” kata Angga.

Menurut informasi dari Kementrian Sosial (Kemensos) RI, beberapa waktu yang lalu, kata Angga, hal ini sudah diumumkan ke publik sejak awal pandemi, namun dasar hukumnya baru diterbitkan oleh Kemensos pada Juni 2020 lalu.

Dan aturannya menurut Angga sangat jelas, yaitu berupa Surat Edaran (SE) Nomor : 427/3.2/BS.01.02/06/2020 tertanggal 18 Juni 2020 yang di tandatangani oleh Plt Direktur Pelindungan Sosial Korban Bencana Sosial atas nama Adi Wahyono yang diberitahukan kepada Dinas Sosial (Dinsos) Propinsi di seluruh Indonesia. 

“Waktu itu sudah dalam tahapan verifikasi data penerima, kenapa tidak segera direalisasikan, akhirnya benar juga dugaannya bisa juga dikorupsi,” kata.

Padahal pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lumajang setidaknya sudah mengirim permohonan 113 ahli waris korban Covid-19 ke Kemensos. Namun belum ada satupun yang mendapatkan satunan sampai saat ini.

“Kalau sudah ada surat ya gagal cair itu santunannya,” ujarnya.

Sepengetahuan Angga, ada pula ahli waris yang sudah mengajukan sejak April tahun lalu. Awal tahun ini juga ada yang mengajukan tapi menurut Kepala Dinsos Kabupaten Lumajang, bilang kepada ahli waris agar supaya tidak terlalu berharap. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Santunan Covid-19 Gagal Cair Sesuai SE Kemensos

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT