Sabtu, 22 Januari 2022
Pemerintahan

Pengerjaan Infrastruktur yang Terbengkalai Jadi Sorotan Masyarakat Nganjuk

profile
Iskandar

28 Desember 2021 21:03

101 dilihat
Pengerjaan Infrastruktur yang Terbengkalai Jadi Sorotan Masyarakat Nganjuk
Pasar Kertosono Nganjuk terbengkalai

NGANJUK - Terbengkalainya sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten Nganjuk mendapat sorotan dari masyarakat. Tercatat ada beberapa bangunan seperti Taman Nyawiji, Pasar Kertosono, waduk, hingga jembatan yang ada di Kabupaten Nganjuk belum terselesaikan. 

Pegiat anti korupsi Nganjuk Supriono pun mengeritik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk yang belum juga menyelesaikan pembangunan infrastruktur. Padahal pembangunan infrastruktur tersebut telah dicanangkan Presiden Joko Widodo melalui nawacita-nya. Maka ia pun mendorong evaluasi internal harus dilakukan sang pemimpin. 

“Plt Bupati Nganjuk, Marhen Jumadi harus melakukan evaluasi internal. Jangan sampai program Nawacita yang sudah disusun bersama pak JK, kandas di tangan mafia - mafia berseragam di Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat),” kata Supriono kepada  Selasa, (28/22/2021).

Apalagi ada dugaan penangkapan Bupati Nganjuk non-aktif Novi Rahman Hidayat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) disinyalir karena adanya jual beli jabatan yang mempengaruhi proyek - proyek pembangunan infrastruktur tersebut. 

"Kasus jual beli jabatan dan menyisakan kurang lebih tujuh proyek infrastruktur pembangunan di PUPR, mayoritas proyek mangkrak, dan diduga fee mafia proyek berseragam memperkaya diri dengan iming - iming PL," bebernya.

Supriono mencontohkan, total ada sebanyak Rp 2,8 miliar proyek pembangunan infrastruktur terbengkalai. Beberapa proyek yakni Taman Nyawiji, Pasar Kertosono, proyek waduk dan jembatan dan proyek KEN yang masih dikerjakan oleh PT KIM asal Kepanjen, Malang, yang dulu membangun proyek pasar Kertosono saat ini masih mangkrak. 

Dimana sebenarnya pekerjaan infrastruktur di Dinas PUPR melalui Kementerian PUPR telah memerintahkan audit dengan tujuan tertentu (ADTT) untuk menghentikan proses lelang paket pekerjaan Infrastruktur.

“Padahal, pekerjaan infrastruktur pembangunan untuk warga masyarakat Nganjuk, agar bisa dinikmati, menjadi kebanggaan dan dapat dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” kata pria yang juga Ketua LSM Mapak ini. 


Dirinya mengingatkan agar Plt Bupati Nganjuk Marhaen Jumadi bisa segera menyelesaikan persoalan proyek - proyek mangkrak. Bila tak dilakukan, bisa saja hal itu menjadi senjata politik bagi lawan - lawannya. 

“Tantangan pemerintahan Plt Bupati Nganjuk, Marhen Jumadi adalah sejauh mana infrastruktur bisa dirasakan langsung oleh rakyat, warga Nganjuk. Tantangan tersebut sekaligus janji politik lima tahun ke depan yang lebih baik," tuturnya. 

"Siapapun yang diduga terlibat korupsi proyek - proyek besar yang ada di Nganjuk yang membuat proyek menjadi mangkrak, segera ditangkap dan dijebloskan ke penjara," tukasnya. (ISK)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Pengerjaan Infrastruktur yang Terbengkalai Jadi Sorotan Masyarakat Nganjuk

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT