Rabu, 19 Januari 2022
Pemerintahan

Sempat Ambrol, Kompleks Kali Jompo Akhirnya Diperbaiki

profile
Admin

11 Oktober 2020 12:43

336 dilihat
Sempat Ambrol, Kompleks Kali Jompo Akhirnya Diperbaiki
Perbaikan Kompleks Ruko Kali Jompo,Jember

JEMBER - Pemerintah Pusat mulai memperbaiki dampak kerusakan akibat dari ambruknya kompleks ruko Kali Jompo di Jalan Raya Sultan Agung, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember beberapa bulan lalu.

Kementerian PUPR mengalokasikan anggaran Rp 25,1 miliar dari APBN 2020, untuk memperbaiki lereng sungai yang ambrol terseret bersama runtuhnya bangunan 10 ruko dua lantai tersebut.

Perbaikan yang dilakukan kontraktor PT Rajendra Pratama Jaya ini ditargetkan selesai 8 bulan. Perusahaan kontrak milik warga Jember bernama Rian Mahendra yang memenangi tender dengan menawar Rp15,9 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari BBPJN Jatim-Bali I Made Mardita mengakui, upaya rekonstruksi Kali Jompo terkesan lamban karena harus melibatkan lintas sektor, dan pihaknya bertanggung jawab pada rencana dasar.

Menurutnya, penanggung jawab tragedi Kali Jompo melibatkan tiga lapis pemerintahan. Jalan raya ditangani Kementerian PUPR, aliran sungai oleh Pemprov Jatim, dan kontruksi ruko yang ambruk milik Pemkab Jember.

“Sejak roboh maret, kita masih fokus pada penanganannya sampai Mei 2020. Lalu membuat desainnya serta proses lelang selama 2 bulan hingga September kemarin,” ucap Mardita, Minggu (11/10/2020). 

Dirinya menambahkan, pembangunan lereng sungai sebagai langkah awal sebelum memperbaiki kerusakan lainnya seperti jembatan dan ruas Jalan Raya Sultan Agung.

Tahapan langkah rekanan dimulai dengan membongkar beton sempadan untuk kemudian dibangun pondasi baru. Selanjutnya, pada Januari 2021 membangun bagian atas jembatan yang ditargetkan paling lambat selesai pada akhir Mei.

“Lebar jalan direncanakan sesuai dengan ukuran yang lama yakni 25 meter. Sejauh ini ada dua alat berat yang dikerahkan,  nanti tergantung kebutuhan apakah akan ditambah,” kata Mardita.

Sedangkan pemilk kontraktor PT Rajendra Pratama Jaya Rian Mahendra menyebut, hingga pengerjaan dia pekan ini baru berjalan progres 1,3 persen.

"Ke depan mungkin tantangannya adalah hujan. Kalau tidak terlalu deras, mungkin kita bisa lebih leluasa,” tutur pengusaha yang juga banyak memenangi proyek di Pemkab Jember itu.

Kontraktor mendapat izin dari Dinas Perhubungan dan Pemkab Jember serta Polres Jember untuk kelancaran pekerjaan. Selama 7,5 bulan ke depan, masyarakat tetap bisa melintasi Jalan Raya Sultan Agung dengan kendaraan bermotor. Rian Mahendra memastikan kelancaran arus lalu lintas di lokasi proyeknya.

"Tidak akan ada penutupan jalan, tetapi ruas jalan yang ditutup akan diperlebar untuk akses mobil masuk,” pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sempat Ambrol, Kompleks Kali Jompo Akhirnya Diperbaiki

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT