Rabu, 19 Januari 2022
Ekonomi

Sempat Terburuk, Pemuda Bojonegoro Raup Cuan Jutaan dari Bisnis Gitar Custom

profile
Avirista

14 November 2021 11:40

29 dilihat
Sempat Terburuk, Pemuda Bojonegoro Raup Cuan Jutaan dari Bisnis Gitar Custom
Proses pembuatan gitar custom

BOJONEGORO - Pemuda di Bojonegoro sukses meraup cuan jutaaan rupiah usai me mulai bisnis pembuatan gitar custom. Bermodalkan kesukaannya bermusik dan seni, pemuda bernama Yudha Adi Prabowo, ini merintis usaha gitar customnya di kampung halamannya.

Sebelumnya pemuda berusia 23 tahun ini sempat terpuruk imbas pandemi Covid-19 lantaran dagangan sembakonya di Sidoarjo gulung tikar.

Di rumahnya di Desa Deru, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Yudha memulai usahanya dengan semangat di pertengahan tahun 2020.

"Dulu di Sidoarjo jualan sembako, tapi sempat turun karena pandemi Covid-19 itu. Akhirnya mulai coba bikin gitar custom ini," ucap Yudha, saat dikonfirmasi suarajatimpost.com, pada Minggu (14/11/2021).

Ketertarikan Yudha pada alat musik bukan tanpa alasan, ia memiliki hobi bermusik dan seni. Apalagi saat bekerja di Sidoarjo ia kerap kali berkunjung ke tempat pembuatan gitar, yang tentu membuatnya kian terinsipirasi membuat usaha serupa dengan konsep berbeda.

"Saat di Sidoarjo sering berkunjung ke tempat pembuatan gitar, lalu karena saya suka musik dan seni akhirnya mencoba mengembangkan di rumah. Baru dijadikan industri itu tahun 2020, saat corona sedang tinggi-tingginya," ungkap dia.

Dirinya beralasan di Bojonegoro masih belum ada produsen pembuat gitar yang mampu melayani sesuai keinginan pembeli. Beberapa toko dan pembuat alat musik hanya menjual gitar standar, yang kadang tidak sesuai keinginan sang pembeli.

Proses pembuatan gitar custom oleh Yudha (istimewa for SJP)

Di tangan Yudha, keinginan pembeli yang ingin membuat gitar sesuai permintaannya, dengan harga yang terjangkau. Tak ayal permintaan pasar merespon positif produknya.

"Kita lihat peminatnya lumayan banyak, apalagi di toko - toko alat musik kan tidak bisa menyediakan yang sesuai keinginan. Kalau di saya kelebihannya bisa custom, bisa pesan sesuai keinginan konsumen. Jadi mereka ada kepuasan tersendiri," bebernya.

Beberapa pesanan gitar kustom pun datang kepadanya, tercatat sebulannya 5 - 10 pesanan bisa ia kerjakan. Pesanan ini datang dari berbagai kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Surabaya, Yogyakarta.

Harga yang tergolong murah dan kualitas yang bersaing, menjadikan para pembeli menjatuhkan pilihan kepada gitar buatan pemuda Desa Deru, Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro ini.

"Dijual dari harga Rp 500 ribu sampai Rp 3,5 juta, tergantung kerumitan desain dan bahan yang diinginkan. Jadi semakin rumit dan mahal bahan baku, harganya semakin mahal. Kalau proses pembuatan dari tiga minggu sampai dua bulan, tergantung proses kerumitan gitarnya," tuturnya.

Beragam gitar kustom dipesan pembeli, tapi yang paling banyak yakni jenis gitar protipe gitar buatan luar negeri yang mahal. Biasanya para pembeli juga ingin meniru gitar yang dipakai musisi favoritnya.

"Kebanyakan pesannya kustomer membuat replika dari gitar luar negeri, yang harganya mahal - mahal bikin spesifikasi dengan minim budget," tuturnya.

Pada proses pembuatan gitar custom, Yudha mengerjakannya sendiri. Bermodalkan sejumlah bahan baku kayu - kayu lokal dan kayu impor, Yudha membuat beragam jenis gitar mulai gitar akustik, gitar elektrik, dan gitar bass.

"Proses pembuatan gitar saya kerjakan sendiri dengan alat semi manual. Kalau bahan baku gitar kita ngambil dari kayu lokal seperti mahoni, kalau gitar elektrik pakai kayu  dari luar negeri, karena pohonnya nggak ada di luar negeri. Tapi itu tidak kesulitan, karena saya ngambil di rekanan. Secara kualitas boleh diadu," kata dia.

Dengan mulai meningkatnya pesanan gitarnya menjadikan Yudha mulai bisa memberdayakan pemuda sekitar. Pesanan jumlah banyak membuatnya mengambil pemuda di sekitarnya, untuk bisa bersama - sama memproduksi gitar custom.

Gitar custom buatan Yudha

"Kalau pesanan banyak biasanya saya ambil freelance untuk bantu pengerjaan. Kalau sehari-harinya saya sendiri yang buat," terang dia.

Media sosial menjadi salah satu cara memasarkan gitar kustom produksinya. Berbagai platform media sosial sudah dimiliki dengan nama Raff Gitar, yang menjadi brand-nya.

"Kalau pemasaran kami melalui media sosial dengan nama Raff Gitar. Cuma memang sekarang kendalanya masih banyak yang belum tahu, jadi butuh bantuan untuk promosinya," pungkasnya.

Kini dengan mulai dilonggarkan pembatasan kegiatan masyarakat, ia berharap konser musik dan beragam pertunjukan seni bisa diadakan. Hal ini tentu mempengaruhi pendapatannya sebagai pengerajin gitar custom. (Fcs)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sempat Terburuk, Pemuda Bojonegoro Raup Cuan Jutaan dari Bisnis Gitar Custom

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT