Rabu, 26 Januari 2022
Kesehatan

Setelah Klaster Sidomulyo, Kini Muncul Klaster Sekar Putih di Kota Mojokerto

profile
Andy

26 Juni 2021 14:50

55 dilihat
Setelah Klaster Sidomulyo, Kini Muncul Klaster Sekar Putih di Kota Mojokerto

KOTA MOJOKERTO - Setelah sebelumnya, klaster Sidomulyo, kini ada klaster Sekar Putih di Kota Mojokerrto, Jumat (25/6/2021). 

Sejauh ini Satgas Covid-19 Kota Mojokerto merdeteksi 15 warga lingkungan tersebut positif COVID-19 dan 4 orang meninggal karena Virus Corona.

Jubir Satgas COVID-19 Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo mengatakan, Klaster Lingkungan Sekarputih terdeteksi sejak 4 warga setempat meninggal dunia karena terinfeksi Virus Corona pada pertengahan Juni lalu. Tim tracing pun melacak para kontak erat.

"Klaster baru Sekarputih, karena sebelumnya ada hajatan pengantin dan sunatan," kata Gaguk saat dikonfirmasi suarajatimpost.com, Jumat (25/6/2021).

Ia menjelaskan, tracing di Klaster Lingkungan Sekarputih, Kelurahan Kedundung, Magersari, Kota Mojokerto dilakukan dua tahap yakni pada Senin (21/6) menemukan 38 kontak erat. Selanjutnya, tahap kedua pada Rabu (23/6) menemukan 101 kontak erat.

"Dari hasil tracing tanggal 21 ketemu 38 orang, dilakukan rapid antigen yang positif 5 orang. Tanggal 23 ketemu 101 orang, dilakukan rapid antigen yang positif 10 orang," terang Gaguk.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk memastikan,15 warga Lingkungan Sekarputih yang positif COVID-19 berdasarkan tes swab antigen lantas dites swab PCR. 

"Hasilnya, 15 orang itu positif semua. Ada 7 orang dikarantina di rusunawa, 5 di rumah sakit, 20 isolasi mandiri," jelasnya.

Meski demikian, Satgas COVID-19 Kota Mojokerto tidak me-lockdown Lingkungan Sekarputih. 

"Karena sudah ditracing keseluruhan banyak yang negatif. Kemudian yang positif sudah dipisahkan," tandasnya.

Berawal dari dua warga meninggal dunia akibat virus Corona di Sidomulyo gang 3 dan 4 pada 11-12 Juni lalu, kini total ada 72 warga positif COVID-19 di klaster tersebut. Tiga di antaranya meninggal dunia.

Kota Mojokerto saat ini berstatus zona oranye atau wilayah dengan risiko sedang penyebaran COVID-19. Jumlah warga yang terinfeksi virus Corona bertambah 202 orang dalam 9 hari terakhir. Yakni dari 2.709 pada Selasa (15/6) menjadi 2.911 pada Kamis (24/6). Terdiri dari 210 kasus aktif, 2.503 pasien sembuh dan 198 pasien meninggal dunia.

Dalam periode yang sama, tingkat kesembuhan (recovery rate) pasien COVID-19 di Kota Mojokerto terus anjlok. Yakni dari 91,47 persen pada 15 Juni menjadi 85,98 persen pada 24 Juni. Sementara tingkat kematian (fatality rate) pasien mencapai 6,80 persen.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Setelah Klaster Sidomulyo, Kini Muncul Klaster Sekar Putih di Kota Mojokerto

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT