Sabtu, 22 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Wabup Gus Barra Pastikan Pembayaran Kawasan Wisata Air Panas Padusan Selesai di Pintu Masuk

profile
Andy

05 Januari 2022 16:32

128 dilihat
Wabup Gus Barra Pastikan Pembayaran Kawasan Wisata Air Panas Padusan Selesai di Pintu Masuk

MOJOKERTO - Wakil Bupati (Wabup) Mojokerto yang akrab disapa Gus Barra ini melakukan inspeksi mendadak (sidak) pungutan liar di kawasan wisata air panas Padusan Pacet, Rabu (5/1/2022).

Respon cepat Gus Barra ini dilakukan setelah viral di media sosial (medsos) Facebook, Selasa, 4 Januari 2021.

Sebelumnya, Gus Barra bersama Kadisparpora Amat Susilo rapat bersama stakeholder terkait seperti perhutani, pemdes, TNI, dan Polri di Ubalan yang dimulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB.

Setelah itu, rombongan langsung geser melakukan sidak di lokasi yang telah viral tersebut. Gus Barra pun menanyai pengunjung yang kebetulan sedang masuk kawasan wisata.

Dalam wawancara di hadapan awak media, Gus Barra menyampaikan semua tiket masuk kawasan wisata akan diselesaikan di pintu masuk, kecuali kalau mereka masuk ke wahana yang ada di dalamnya seperti air terjun ataupun kolam air panas.

"Untuk hari kerja (weekday) tarif dewasa adalah Rp. 12.500 sedangkan anak-anak 10.000, asuransi Rp 500, parkir Rp. 2.000 dan tempat penitipan motor Rp. 5.000 sedangkan mobil Rp. 10.000," rici Gus Barra.

Lebih lanjut dikatakannya, untuk hari libur atau akhir pekan (weekend) tarifnya beda beda 2.500. Jadi tarif dewasanya menjadi Rp. 15.000, sedangkan untuk anak-anak taifnya berubah menjadi Rp. 12.500.

"Jika sebelumnya, tempat penitipan motor dan mobil dibayar terpisah sekarang dijadikan satu. Jadi kalau ada yang masuk kawasaan wisata ini untuk ngopi tidak pelu bayar tiket wahana, kecuali mereka yang mau masuk saja. Untuk cuci kendaraan sifatnya penawaran jasa jadi kalau mau silahkan, kalau nggak juga tidak apa-apa, tidak dipaksa. Kalau terjadi pemaksaan atau pungli diluar ketentuan itu nanti pihak yang berwajib yang akan menindak," jelasnya.

Sementara itu, Kadisparpora Amat Susilo menyampaikan jumlah restribusi atau tarif yang ada di sini sudah masuk dalam perda nomor 5 tahun 2016. Untuk profit sharing masuk kawasan wisata itu antara perhutani dengan pemda, untuk perhutani 60 persen sedangkan pemda 40 persen.

"Tetapi untuk kolam renang air panas, bagi hasilnya berbeda yakni 60% pemda sedangkan perhutani 40%. Untuk masuk kolam air panas dikenakan tarif Rp. 10.000 baik dewasa maupun anak-anak sama, sedangkan air terjun yang mengelola perhutani," tandasnya.

Disisi lain, Kapolsek Pacet AKP Amat menegaskan pihaknya akan menindak siapa pun juga yang akan memungut pungli di kawasan wisata yang menjadi icon Kabupaten Mojokerto ini.

"Untuk cuci mobil saya tegaskan kembali sifatnya penawaran jasa, tidak boleh ada pemaksaan. Bagi warga yang dipungut melebihi aturan perda silahkan melapor ke kami Polsek Pacet atau Polres Mojokerto, kami jamin akan ditindak tegas.

Menyambung kasus viral tersebut, Danramil 0815/16 Pacet Kapten Inf M. Luthfi Anam mengajak warga masyarakat dan wartawan agar memviralkan yang baik-baik juga, jangan yang kurang baik.

"Supaya air panas Padusan ini kembali viral yang baik karena ini adalah icon wisata Kabupaten Mojokerto, terima kasih," pungkasnya.

Viral Postingan Sosmed Wisata Air Panas Padusan

Sebelumnya viral melalui media sosial (medsos), Selasa (4/12/2022), sekitar pukul 06.30 WIB akun facebook @Dwi Anto menuliskan, 

"Masuk gerbang pacet Rp 50 rb + parkir 3 orang 2 motor
Parkir lagi 10 rb 2 motor
Masuk kolam air panas 30 rb 3 orang
Itu belum lagi ke spot lain nya yg jg bayar lagi

Ini tempat wisata atau tempat pungli?
Kenapa gk sekalian bayar semua di pintu masuk utama wana wisata?"

Hingga berita ini dinaikkan, postingan viral ini sudah mendapatkan respon 360 kali dan dikomentari 462 kali.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Wabup Gus Barra Pastikan Pembayaran Kawasan Wisata Air Panas Padusan Selesai di Pintu Masuk

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT