Minggu, 23 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Soal Parkir Liar, Dishub Sebut Itu Tanggung Jawab Polres Sumenep

profile
Admin

28 Desember 2020 15:51

133 dilihat
Soal Parkir Liar, Dishub Sebut Itu Tanggung Jawab Polres Sumenep
Parkir liar di sepanjang jalan Tronojoyo.

SUMENEP, - Parkir liar di sepanjang jalan Tronojoyo, tepatnya di sisi selatan Bank Jatim Cabang Sumenep, nampaknya sudah menjadi rutinitas setiap hari bagi para pemarkir yang melintas di jalan tersebut. Padahal sudah jelas, di sana terdapat plang besar larangan memarkir.

Meski demikian, anehnya tak ada satupun petugas berwenang yang menjaga dan melakukan penindakan tegas, mengingat parkir liar ini merupakan pelanggaran lalu lintas.

Pantauan media ini di lapangan, nampak jalan satu arah dengan Traficc Light (Lampu lalulintas) di sepanjang jalan tersebut terpampang plang 'Belok kiri langsung'. Sedangkan sebelah utara atau sisi timur bahu jalan Hotel Utami terdapat rambu-rambu lalulintas dilarang parkir.

Akibat parkir sembarang itu, kadang juga mengakibatkan terjadinya kemacetan. Sebab, disepenjang jalan tersebut sering didapati mobil yang dengan sangaja diparkir, meski di sana sudah jelas terdapat rambu-rambu larangan parkir.

Aturan rambu-rambu lalulintas yang dipasang seakan-akan hanya menjadi pajangan semata. Tanpa diindahkan, tanpa juga ada penindakan tegas dari pihak berwenang.

Kepada Dinas Perhubungan (Dishub) Sumenep, melalui Kepada Bidang (Kabid) Prasarana, Dadang Dedy Iskandar mengatakan bahwa pihak Dishub tidak mempunyai wewenang penuh untuk melakukan upaya penindakan.

Menurutnya, yang mempunyai otoritas penuh dalam hal penindakan adalah pihak kepolisian. Dalam hal ini Satlantas Polres Sumenep.

Pihaknya menerangkan bahwa Dishub hanya bisa melakukan imbauan saja untuk mengantisipasi merebaknya parkir liar di Sumenep. Selebihnya adalah masuk tanggung jawab Satlantas Polres Sumenep.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Sumenep, AKP. Toni Irawan saat dikonfirmasi di ruangannya mengatakan bahwa untuk saat ini tidak ada penindakan tegas untuk parkir liar, alasannya karena adanya pandemi Covid-19. 

Ia mengaku tidak akan melakukan penindakan yang sangat signifikan. Meski demikian, apabila hal itu menjadi hal yang wajar dan tetap akan dilakukan imbauan.

"Mending semuanya duduk bareng, antara pihak Dishub dan kami (Polisi, red). Apakah itu akan ditindak, kita kan nggak boleh nilang. Kalau peraturannya kan sudah jelas melanggar, tapi kan kasian di masa pandemi Covid-19 jika nilang masyarakat. Saat ini kita konsentrasi masalah pandemi," katanya, Senin, 28/12/2020.

Disisi lain, pihaknya mengelak jika Sumenep hingga kini belum terurai kemacetan. Sebab, berbicara soal kemacetan, dirinya yakin apabila masih ada persoalan yang lebih besar, seperti halnya angka kecelakaan.

"Sumenep ini tidak ada yang macet, paling-paling kecelakaan saja. Dari pada hal-hal sepele kita besar-besarkan, mending yang besar kita ringankan," jelasnya.

Ironisnya, Toni Irawan malah menanyakan pertanyaan balik kepada pewarta tentang solusi terbaik jika melihat oknum yang tidak mengindahkan rambu-rambu lalulintas tersebut, utamanya saat ada plang dilarang parkir dibahu jalan raya.

"Sarannya sampean apa ? Saya balik nanya sekarang. Itu kan masyarakat sama kayak sampeyan juga. Sekarang ini posisinya Covid-19, apakah saya harus menindak ? Kan nggak ?. Polisi juga tidak tidur. Ya monggo sampeyan ajak Dishub dan polisi agar memberikan edukasi pada masyarakat. Itu baru masalah yang besar pikul bersama-sama," ucapnya.

Lebih lanjut Toni menyarankan agar awak media tidak meliput kegiatan yang sifatnya hanya mengaku domba, seperti persoalan yang tengah ditanyakan ini. Lebih baik dirinya meminta agar supaya difasilitasi untuk bertemu dengan pihak Dishub.

"Alangkah baik pertemukan kami dengan pihak dishub, fasilitas kami, sampeyan dari media, sebagai sarana masyarakat," imbuhnya.

Iamenganggap, persoalan parkir liar tidaklah masuk dalam kategori masalah besar. Menurutnya, kedepan soal arus lalulintas akan dievaluasi bersama instansi terkait.

"Bukan hanya sekedar masalah parkir, mohon maaf itu bukan masalah besar. Harus ada Pos sebenarnya kalau di jalan satu arah. Tentu juga rekayasa lalulintasnya harus dievaluasi. Untuk saat ini kita masih mengikuti perintah pimpinan, (Mohon maaf, untuk saat ini kita tidak boleh nilang, red). Tilang itu upaya terakhir kita. Mending kita kumpul bersama pihak Dishub dan polisi, beserta media," papar Toni.

Untuk diketahui, kemacetan yang terjadi di jalan satu arah disepanjang jalan Trunojoyo-Sumenep, hingga beberapa Minggu terakhir kerap terjadi. (Irul)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Soal Parkir Liar, Dishub Sebut Itu Tanggung Jawab Polres Sumenep

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT