Rabu, 26 Januari 2022
Pemerintahan

Soal Penurunan APK, Bawaslu Jember Sebut Sudah Sesuai Aturan

profile
Admin

07 Desember 2020 13:19

217 dilihat
Soal Penurunan APK, Bawaslu Jember Sebut Sudah Sesuai Aturan
Pencopotan Banner Bupati Jember definitif Faida.

JEMBER, - Puluhan orang yang mengaku sebagai pendukung dan simpatisan Paslon 01 Faida - Vian menggeruduk Kantor Bawaslu Jember. Minggu (6/12/20) malam.

Mereka memprotes penurunan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai Bawaslu Kabupaten Jember menyalahi aturan.

Namun pernyataan tersebut dibantah oleh Ketua Bawaslu Jember, Thobroni Pusaka, menurutnya penertiban itu sudah sesuai dengan aturan.

Menurutnya, dalam masa tenang ini tidak ada kegiatan kampanye dalam bentuk apapun termasuk masih adanya simbol dan tanda gambar yang terpasang, meskipun Bupati menjabat kembali akan tetapi sebagai Calon masih melekat.

"Adanya aksi itu, karena mereka itu tidak puas dengan langkah yang kita lakukan penertiban APK. Namun pada intinya, APK itu ada visi, dan juga misi, kemudian tanda gambar. Nah karena ini di masa tenang (penertiban) itu sebagai alternatif," kata Thobroni saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Senin (7/12/2020).

Lanjut Thobroni, kriteria dari APK yang ditertibkan itu, termasuk dua baliho raksasa berukuran kurang lebih 8x5 Meter yang memberikan ucapan atas aktifnya Faida kembali sebagai Bupati Jember. Pasca cuti kampanye yang dilakukan beberapa bulan lalu.

"Karena ada tanda gambar dari calon. Maka kami tertibkan. Kami sudah melaksanakan sesuai aturan dan regulasi yang ada, baik dari PKPU dan Perbup itu sendiri. Padahal ini masa tenang. Terkait baliho itu, ada dua titik yang kami tertibkan, yakni di sebelah Pendapa Wahyawibawagraha, dan Jalan HOS Cokroaminoto," Ucapnya.

Thobroni juga mengatakan, terkait langkah penertiban APK tersebut, termasuk dua baliho raksasa ucapan selamat atas aktifnya Faida kembali sebagai bupati. Menurutnya dapat dilakukan meskipun tanpa harus dilakukan pemberitahuan terlebih dahulu.

"Saat ini adalah masa tenang, jadi semua APK itu wajib kita tertibkan. Semua paslon juga sudah kami beri himbauan, untuk melakukan masa tenang. Artinya di masa tenang ini, segala bentuk visi, misi, simbol, atau tanda gambar, meskipun itu berdiri sendiri, maka kami tertibkan," tegasnya.

"Tanpa perlu kami memberikan pemberitahuan, karena ini sudah di masa tenang," sambungnya.

Jikalau dari langkah yang dilakukan oleh Bawaslu Jember dianggap salah, maka pihaknya mempersilahkan jika ada upaya hukum yang dilakukan pihak yang tidak terima dengan penertiban APK oleh Bawaslu Jember itu.

"Kami persilahkan, karena ini negara hukum. Kami hormati langkah yang apa yang akan dilakukan. Dalam penertiban ini, adalah jajaran Bawaslu, Kepolisian, Pol PP dan dibantu Pihak Dishub, yang melakukan pembersihan, tentunya semua yang terdapat Simbol, Tanda Gambar termasuk yang kami bersihkan," pungkasnya.

Terpisah, koordinator aksi dan juga Ketua Barisan pendukung Faida - Vian (Brigade) Mulyanto, mengaku kecewa dengan langkah yang dilakukan oleh Bawaslu Jember.

Menurutnya, pemasangan baliho raksasa itu sebagai bentuk ucapan kepada Bupati Faida yang pada kenyataannya memang sesuai dengan kondisi aslinya.

"Karena bagaimanapun Ibu Faida ya Bupati Jember, tidak ada istilah atau hal-hal yang menurut kami melanggar aturan dalam pilkada. Tulisannya jelas, selamat bekerja kembali

Bupati Jember Faida, bukan calon bupati baru. Jadi tidak salah," kata Mulyanto.

Namun demikian,karena merasa tidak puas meskipun sudah mendapat klarifikasi dari Bawaslu Jember. Pihaknya sesuai dengan mekanisme, akan melaporkan persoalan penurunan baliho tersebut ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

"Sesuai mekanisme kami akan laporkan hal ini ke DKPP tentang aksi yang dilakukan oleh Bawaslu Jember tidak sesuai aturan," ungkapnya. (Ema Wasta)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Soal Penurunan APK, Bawaslu Jember Sebut Sudah Sesuai Aturan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT