Rabu, 19 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Sungai di Banyuwangi Meluap, Jembatan Terputus dan 40 Rumah Warga Rusak Ringan

profile
Ikhwan

03 April 2021 12:07

92 dilihat
Sungai di Banyuwangi Meluap, Jembatan Terputus dan 40 Rumah Warga Rusak Ringan

BANYUWANGI - Sebuah jembatan di Desa Kandangan, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi Terputus. Jembatan yang berada di Sungai Karang Tambak itu terputus akibat tak kuat menahan derasnya arus sungai yang meluap pasca diguyur hujan.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Banyuwangi, Andika Pusadan mengatakan peristiwa itu terjadi pada Kamis (1/3/2021) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB. Luapan sungai tidak hanya menyebabkan jembatan penghubung dua dusun ambrol. Namun BPBD mencatat kurang lebih 40 rumah di Dusun Sumberjambe juga terdampak.

Andika menyampaikan diwilayah tersebut telah terjadi hujan selama dua hari berturut dengan curah hujan yang besar. Sehingga membuat air meluap hingga menyebabkan pondasi jembatan penghubung dari Dusun Sumberjambe ke Dusun Sumberdadi tergerus dan ambrol.

"Pondasi jembatan tergerus dan ambrol dengan lebar 2 meter, panjang 3 meter, sedangkan kedalamannya 5 meter," kata Andika sapaan akrabnya Jumat (2/4/2021).

Tidak hanya itu, luapan sungai melewati perumahan warga di Dusun Sumberjambe dengan ketinggian 20- 30 cm selama 3-4 jam. Sehingga beberapa rumah warga turut terdampak akibat derasnya arus sungai.

"Air meluap dan masuk ke pekarangan masyarakat yang dekat dengan sungai di dusun tersebut kurang lebih 40 KK/40 rumah yang terkategori rusak ringan," bebernya.

Andika menyebut, peristiwa ini sempat melumpuhkan aktivitas warga Dusun Sumberjambe kurang lebih selama 4 jam. Meski demikian, tidak perlu adanya bantuan kebutuhan logistik dikarenakan hanya kerusakan ringan dan tidak ditemukan kerusakan harta benda.

"Namun jembatan besar penghubung Dusun Sumberberas dan Sumberjambe terputus total, roda 4, roda 2 dan pejalan kaki tidak dapat melewati," ungkapnya.

Kata dia, berdasarkan informasi dari Kades Kandangan penyebab luapan Sungai Karang Tambak hingga masuk pekarangan warga dikarenakan kondisi sungai yang dangkal dan tidak terdapat penahan tanah atau plengsengan khususnya di pinggiran aliran sungai.

"Luapan Sungai Karang Tambak ini juga disebabkan rusaknya alam seperti tanaman rotan, bambu dan kopi yang beralih fungsi menjadi tanaman karet dan sengon," katanya.

Andika menambahkan, setelah pihaknya mendapatkan informasi kejadian tersebut, TRC BPBD Banyuwangi pada Jumat (2/4/2021) melakukan asesmen bersama Kades Kandangan, Babinsa, Babinkamtibmas serta Rt/Rw setempat yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB.

"Sesuai hasil asesmen dan permintaan pihak Desa Kandangan untuk bisa diberikan bantuan Bronjong sejumlah 200 buah untuk membuat tanggul penahan tanah yang sangat berpotensi terjadi luapan lagi," tutupnya. (*)

Tags
Anda Sedang Membaca:

Sungai di Banyuwangi Meluap, Jembatan Terputus dan 40 Rumah Warga Rusak Ringan

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT