Sabtu, 29 Januari 2022
Komunitas

Tangkal Berita Hoaks, PWS Berikan Edukasi ke Masyarakat

profile
CAK

04 Oktober 2021 18:13

108 dilihat
Tangkal Berita Hoaks, PWS Berikan Edukasi ke Masyarakat

SAMPANG - Edukasi akan bahaya berita hoaks dilakukan Persatuan Wartawan Sampang (PWS) ke masyarakat. Kali ini edukasi dilakukan dengan menyasar kaum milienal di sejumlah kecamatan, pada Senin (4/10/2021).

Kegiatan yang bertajuk "Menangkal Informasi Hoax Pada Era Digitalisasi Modern dalam Literasi Media Sosial" itu sebagai salah satu bentuk perhatian PWS untuk mencerdaskan masyarakat bagaimana memfilter berita hoax yang sering ditemui di media sosial.

Sosialisasi yang merupakan rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) PWS ke-7 itu menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya Ps Kanit Bintibsos Satbinmas Polres Sampang, Aipda Liwail Amri.

Hadir juga Kapolsek Camplong AKP Budi Nugroho serta Camat Camplong Saffak dan Kades Banjer Talelah yang di tempatkan Balai Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong.

Pada sosialisasi diinformasikan pula terkait segala sesuatu yang dilakukan di media sosial diatur dalam Undang-Undang ITE, sehingga pembuat atau penyebar berita bohong dapat diproses secara hukum. 

Sebelum menyebarkan sebuah informasi, masyarakat diimbau untuk mengecek kebenaran dari berita tersebut.

"Kami berikan pemahaman bagaimana mengecek kebenaran sebuah informasi agar tidak diterima begitu saja apalagi disebarkan," Ucap Aipda Liwail Amri sebagai narasumber dari Polsek Camplong.

Lanjut Amri, hoaks dan misinformasi muncul secara timbul-tenggelam. Menurutnya, ini adalah tantangan utama dan penting bagi masyarakat untuk lebih jeli dan kritis dalam menerimanya.

"Saat ini, isu yang paling banyak diangkat di narasi hoaks adalah soal vaksinasi Covid-19. Seperti misalnya, setelah di vaksin malah menjadi lumpuh hingga meninggal dunia dan lain sebagainya," jelasnya.

Karena itu, Amri meminta agar citizen journalisme melakukan verifikasi dengan bertabayyun, atau kalau dalam bahasa agama atau check and recheck informasi melalui media kredibel dan terpercaya. Tujuannya agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain.

"Ciri-ciri informasi hoaks diantaranya, sumber yang membuat tidak jelas, sehingga tidak bisa dimintai pertanggungjawaban. Pesannya sepihak, hanya membela atau menyerang saja. Memanfaatkan fanatisme dengan nilai-nilai ideologi atau agama untuk meyakinkan, dan judul atau tampilan provokatif," terang dia.

Menurutnya, platform media informasi dan komunikasi semakin beraneka ragam yang berbasis teknologi digital. Akibatnya terjadi pergeseran pola pikir, pola sikap, dan pola tindak masyarakat dalam mengakses dan mendistribusikan informasi.

"Netizen harus dapat benar-benar mengecek setiap informasi yang didapat. Dengan cara tersebut informasi hoax bisa ditangkal. Kami berharap pada semuanya bisa bersama-sama untuk dapat menangkal hoaks," Jelas Amri.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Sampang Abdus Salam sagat berterimakasih kepada Kepala Desa Banjer Talelah yang telah memfasilatasi kegitan ini dan Polsek Camplong yang telah memberi Edukasi kepada masyarakat dalam acara Sosalisasi tentang hoaks dalam HUT ke - 7 PWS (Persatuan Wartawan Sampang).

"Kami sengaja memilih tema tentang hoaks karena di era globalisasi sekarang ini setiap orang pasti mempunyai minimal satu media sosial dan saat ini penyebaran informasi atau berita bohong (hoaks) makin marak," tukasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Tangkal Berita Hoaks, PWS Berikan Edukasi ke Masyarakat

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT