Rabu, 26 Januari 2022
Kesehatan

Temuan Dinkes Mojokerto Pada Sidak Mamin di Pasar Tradisional

profile
Andy

05 Mei 2021 21:10

52 dilihat
Temuan Dinkes Mojokerto Pada Sidak Mamin di Pasar Tradisional
Tim dari Dinkes Mojokerto saat sidak makanan minuman

MOJOKERTO - Dinkes Kabupaten Mojokerto bersama Polres melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Dinoyo, Kecamatan Gondang untuk mengecek makanan minuman (mamin). Dari sidak tim gabungan berhasil mengamankan tujuh makanan, mulai dari yang tidak mempunyai izin edar, mempunyai izin edarnya tapi nomornya lama, kadaluarsa hingga makanannya sudah berjamur, pad Rabu (5/5/2021).

Kabid SDMK Dinkes Kabupaten Mojokerto Masud Susanto menyebutkan, tujuh makanan yang berhasil diamankan dalam sidak tersebut adalah kue semprit, roti sisir, lapis legit, plintir, rambut nenek, roti kasur, hingga roti sisir kecil.

"Kue sisir tidak ada tanggal ijin edar, roti sisir ada tanggal ijin edar namun sudah kadaluarsa, lapis legitnya sudah berjamur, plintir dan rambut nenek tidak ada tanggal kadaluarsa, roti kasur sudah berjamur, terakhir roti sisir tidak ada tanggal izin edar," ujar Masud Susanto, melalui rilis uang diterima. 

Tak hanya itu, Dinas Kesehatan bersama pihak terkait melakukan inspeksi mendadak atau sidak dibeberapa pasar diwilayah Kabupaten Mojokerto. Pada sidak tersebut, petugas dinkes juga mengambil contoh makanan atau minuman yang dijual pedagang untuk diteliti bila adanya kemungkinan kandungan zat kimia berbahaya atau bakteri ecoli.

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran sidak petugas Dinas Kesehatan dan pihak  terkait, Diantarannya, Pasar Dinoyo di Kecamatan Jatirejo.

Selain jajanan, makanan dan minuman kaleng yang disinyalir mengandung zat kimia berbahaya, petugas Dinkes juga mengambil contoh makanan dan minuman yang diduga mengandung bakteri ecoli dan bahan bahan berbahaya lainnya, karena sangat bahaya jika dikomsumsi masyarakat.

Masud Susanto mengatakan, dalam sidak itu, pihaknya langsung memberikan arahan bagi para pedagang yang kedapatan menjual jajanan, makanan dan minuman dengan bahan berbahaya dan juga diberikan pemahaman soal kehigienisan makanan. Di samping itu, hasil dari pengambilan sampel makanan atau jajanan yang diduga mengandung bahan bahan berbahaya, baru akan diketahui setelah dilakukan uji laboratorium.

Dinkes tetap menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan adanya jajanan makanan yang dianggap mengandung bahan bahan berbahaya.

Dinkes juga mengimbau kepada masyarakat luas, agar lebih jeli dan teliti dalam membeli makanan dan minuman yang banyak dijual pedagang dadakan saat Ramadhan ini, terutama dengan memerhatikan warna dan tekstur makanan.

"Kami mengambil sampel makanan dari beberapa pedagang untuk diteliti di laboratorium. Diperiksa semua unsur kandungan bahan makanan, bilamana ada zat kimia berbahaya yang digunakan untuk membuat makanan itu," pungkasnya.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Temuan Dinkes Mojokerto Pada Sidak Mamin di Pasar Tradisional

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT