Rabu, 19 Januari 2022
Pemerintahan

Wajib Pajak 10 Kecamatan di Bojonegoro Belum Bayar PBB, Tunggakan Capai Milyaran Rupiah

profile
TakimDjaeman chanel

23 Maret 2021 19:39

63 dilihat
Wajib Pajak 10 Kecamatan di Bojonegoro Belum Bayar PBB, Tunggakan Capai Milyaran Rupiah
Wajib pajak yang menunggak pajak

BOJONEGORO - Sebanyak 10 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dari 28 kecamatan tercatat banyak tunggakan pajak dari para wajib pajak. Dari 10 kecamatan itu para wajib pajak yang membandel terdiri dari beragam latar belakang mulai dari perusahaan hingga perseorangan.

Kabid Pajak Daerah Pemkab Bojonegoro Yudisthira AN menyatakan, ada ratusan wajib pajak yang belum membayar kewajibannya. Dari data yang dihimpunnya para wajib pajak terbanyak tersebar di 10 kecamatan.

"Untuk di tingkat kecamatan desa tinggal 10 kecamatan yang masih bandel. Yang wajib pajak perseorangan ada yang membayar tanggungan di atas sekitar dua jutaan rupiah dan perusahaan besar juga ada, semua saya rangking ada sekitar 100-an WP yang nunggak," ujar Yudisthira ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (23/3/2021).

Dijelaskan Yudisthira, dari 10 kecamatan yang wajib pajaknua menunggak pajak Kecamatan Bojonegoro Kota menempati urutan pertama dengan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan. Total sekitar Rp 
1.124.626.386, disusul oleh Kecamatan Gayam di posisi kedua dengan tunggakan pajak sekitar Rp 182.107.802.

Kemudian wajib pajak di Kecamatan Pasangan yang menunggak sekitar Rp 88.540.140, Kecamatan Dander dengan tunggakan Rp 75.754.680. Disusul di posisi 6, ada Kecamatan Kalitidu dengan tunggakan wajib pajak sebesar Rp 66.386.403

Kemudian di posisi 7 ada Kecamatan Sumberrejo sekitar Rp 26.064.096, disusul Kecamatan Kapas dengan tunggakan Rp 19.551.225, disusul Kecamatan Baureno dengan tunggakan wajib pajak sebesar Rp 15.509.448, serta Kecamatan Balen sebesar Rp 5.741.777.

"Nantinya sanksinya dua kali diperingatkan, dan akan kita panggil untuk klarifikasi PPNS (Penyidik pegawai Negeri Sipil), selebihnya untuk penyidikan, kalau tidak dilakukan Pembayaran baru keranah hukum," tuturnya.

Ia menegaskan Pemkab Bojonegoro bakal terus mengingatkan dan memperingatkan para wajib pajak yang masih menunggak pajak. Nantinya pihaknya bakal melayangkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) kepada wajib pajak.

"Kami memperingatkan pada WP untuk membayar hak dan kewajibannya, karena semestinya jatuh tempo tiap bulan Agustus tiap tahun nya akumulasi dari 2013, dan target pemkab tahun ini sekitar target kinerja PBB Tahun 2021 sebesar Rp 36.937.331.256," tegasnya.

"Tiap kecamatan ada desa yang menonjol, dan kita tidak berani sebutkan, dan untuk perseorangan dan perusahaan kan ada Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB)-nya. Maka hal tersebut bisa dilihat, jadi kita lihat dulu SPPT-PBBnya serta sertifikatnya, sementara itu kita belum berani publish hal itu ke publik," tutupnya. 
 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Wajib Pajak 10 Kecamatan di Bojonegoro Belum Bayar PBB, Tunggakan Capai Milyaran Rupiah

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT