Sabtu, 29 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Warga Pasang Stiker di Rumah Imbas Penolakan Tambang Pasir

profile
Admin

21 Desember 2020 17:03

560 dilihat
Warga Pasang Stiker di Rumah Imbas Penolakan Tambang Pasir
Warga pasang stiker penolakan tambang pasir

JEMBER - Warga Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Jember punya cara unik untuk menolak kehadiran tambang pasir di desanya. Pemasangan stiker berukuran 20 x 10 sentimeter di rumah warga yang menolak adanya tambang pasir. 

Stiker bertuliskan 'KELUARGA BESAR TOLAK TAMBANG DAN TAMBAK PASIR BESI' terpasang di setiap rumah warga yang menolak adanya tambah pasir. Hal itu dilakukan lantaran pihak Pemerintahan Desa Paseban, tidak menginginkan konsentrasi massa yang terjadi seperti pada Jumat kemarin hingga terjadi bentrok antar warga.

Keputusan tersebut diambil setelah rapat forum yang dilakukan warga bersama pihak pemerintah desa. Para warga pun sepakat langsung membuat dan menempelkan di rumah masing - masing pada Senin (21/12/2020). 

"Kami Pemerintahan Desa Paseban mengadakan forum bersama BPD dan ide warga ada yang memberikan usul agar tiap rumah diberi stiker, kita iyakan dan itu juga disambut baik kurang lebih 75 persen warga paseban dari 4 Dusun dengan warga sekitar 8.000 Ribu jiwa," ujar Zakaria Sekretaris Desa Paseban ditemui. 

Zakaria menambahkan, sampai saat ini pihak desa juga memastikan tidak ada penekanan kepada warga masyarakat yang rumahnya akan dipasang stiker.

"Kita tawarkan kepada pemilik rumah dan kita juga lakukan ini bersama RT RW setempat. Tidak ada tekanan apapun," tegasnya. 

Sekdes juga menambahkan jika setelah Stiker terpasang warga harus didata nama alamat jelas dan tanda tangan warga. "Karena kami juga takut ada oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan kondisi desa paseban yang saat ini sedang akan diadakan pemilihan kepala desa dan menjadi rawan," imbuhnya.

Pihak RW Bulurejo Suprapto juga menyebutkan, bila pemasangan stiker ini ditempelkan di rumah - rumah warga yang memang menolak adanya aktivitas tambah pasir tersebut. 

"Kami pasang stiker dan kita data dan tanda tangan jelas serta ada stempel dari desa karena hal ini rawan jika tidak dilakukan. Jika ada rumah yang tidak berkenan kita pasangi tidak apa apa karena ini sifatnya tidak mengharuskan," tuturnya.

Sebelumnya, ratusan warga Desa Paseban, Kencong melakukan aksi penolakan terhadap tambang pasir di desanya pada Jumat 18 Desember 2020 lalu. Para warga pun membongkar sebuah bangunan yang dijadikan kantor atau tempat singgah pekerja tambang. 

Bangunan tersebut diangkat beramai-ramai oleh warga dari lokasi tambang menuju Balai Desa Paseban, Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. 

Tags
Anda Sedang Membaca:

Warga Pasang Stiker di Rumah Imbas Penolakan Tambang Pasir

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT