Jumat, 28 Januari 2022
Peristiwa Daerah

Warga Situbondo Gempar, Supir Truk Ditemukan Meninggal di Kendaraannya

profile
Sarwo

26 Oktober 2021 21:47

247 dilihat
Warga Situbondo Gempar, Supir Truk Ditemukan Meninggal di Kendaraannya
Polisi saat mengevakuasi jasad korban

SITUBONDO - Warga Situbondo digemparkan dengan ditemukan seorang supir truk, meninggal dunia dibangku kemudi saat parkir dipinggir Jalan Raya Desa Kotakan di jalur Situbondo Bondowoso.

Supir truk yang diketahui bernama Baidawi (49) warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Jangkar, Situbondo ini, ditemukan meninggal diatas bangku kemudi truknya saat parkir di pinggir Jalan Raya Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo.

Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh Misyono (53), warga Paiton, Probolinggo, salah satu temannya yang juga berprofesi sebagai supir truk, sekitar pukul 14.45 WIB.

β€œSaat saya hendak mengantarkan bibit tebu, melihat ada truk Baidawi parkir di sebelah kiri jalan Desa Kotakan. Kemudian saya berhenti dan mengecek kendaraan yang berhenti dan parkir dipinggir jalan tersebut," ucap Misiyono, teman sesama sopir dengan korban, Selasa (26/10/2021).

Dirinya mengaku, juga hendak mengirim bibit tebu ke Jatiroto, Lumajang, bahkan dirinya mengira Baidawi sedang istirahat kecapekan.

"Setelah saya dekati dan saya bangunkan, Baidawi sudah terbujur tidak bergerak dengan posisi miring ke kiri diatas bangku kemudi. Kemudian saya langsung melaporkan ke Mapolsek setempat,"tuturnya.

Kapolsek Kota, Situbondo Iptu Budhiarto membenarkan, setelah mendapat laporan tentang adanya sopir meninggal diatas truk tersebut, pihaknya bersama anggota langsung ke lokasi kejadian.

"Selain mengevakuasi korban ke ruang jenasah RSUD dr Abdoerrahem Situbondo, pihaknya juga meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui peristiwa tersebut," katanya.

Dari hasil pemeriksaan luar petugas medis RSUD Situbondo, lanjut Iptu Budhiarto, korban murni meninggal akibat penyakit yang dideritanya.

"Dari hasil pemeriksaan tim medis, pada sekujur tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Keterangan ini juga diperkuat berdasarkan keterangan pihak keluarga korban," terangnya.

Saat mengangkut tebu, sambung Kapolsek Kota, korban berangkat mengemudi dalam kondisi sakit, dengan bukti terdapat obat didalam tas korban.

"Dari keterangan istrinya, korban sempat dilarang berangkat karena dalam kondisi tidak sehat (sakit), namun, korban tetap memaksa berangkat mengantar bibit tebu tersebut dan menerima kabar suaminya meninggal di truknya," pungkas Iptu Budhiarto.

Tags
Anda Sedang Membaca:

Warga Situbondo Gempar, Supir Truk Ditemukan Meninggal di Kendaraannya

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT