Senin, 27 Juni 2022
Pemerintahan

280 Ekor Ternak Di Kabupate Malang Terindikasi Suspect PMK

profile
Senopati

20 Mei 2022 04:08

417 dilihat
280 Ekor Ternak Di Kabupate Malang Terindikasi Suspect PMK
Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, Nurcahyo (kanan) saat meninjau peternakan sapi perah. (SJP)

KABUPATEN MALANG – Virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak sudah menyerang ratusan ekor sapi di kantong-kantong peternakan di wilayah Ngantang, Kabupaten Malang.

Diketahui, sudah ada 280 ternak terinfeksi virus PMK, dan yang paling banyak mengalami penyakit PMK peternakan sapi berada di wilayah Ngantang Kabupaten Malang.

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nurcahyo mengatakan, sampai saat di Kabupaten Malang ada 280 ternak yang terindikasi Suspect PMK.

"Namun dengan beejalannya waktu serta penangaman yang serius dari semua pihak saat ini ternak yang sudah sembuh 26 ekor dan yang lainnya berangsur-angsur mulai membaik namun belum dilaporkan ke kami," kata Nurcahyo saat ditemui di Pendopo Kepanjen, Kamis (19/5/2022).

Nurcahyo menambahkan, sebagian besar penyakit PMK menyerang ternak yang berada di Kecamatan Ngatang dengan jumlah hampir 200 ekor, sedangkan wilayah lain di bawah 10 ekor saja.

"Terbanyak yang hewan yang suspect PKM ini berada di wilayah Ngantang hampir 200 ekor, sisanya ada dibeberapa wilayah lain di Kabupaten Malang, untuk yang hewan yang mati belum ada," ujar pria yang menjabat Asisten II.

DPKH Kabupaten Malang saat ini sudah melakukan langkah langkah pencegahan serta memberikan edukasi pada peternak  dalam penanganan PMK ini.

"Namun para peternak sudah biasa mas dalam menghadapi penyakit pada ternaknya, jadi peternak sudah paham betul penanganan dan pencegahan PMK ini," tambah dia.

Nurcahyo menegaskan, yang terpenting semua ternak disuntik vitamin untuk menjaga imunnya.

"Faktor utama adalah kebersihan kandang, pemeriksaan pakan dan oembatasan lalulintas manusia yang keluar masuk kandang," papar Nurcahyo.

Selain itu, DPKH sudah membentuk tim di beberapa wilayah yang diketui oleh Dokter Hewan untuk memantau ternak ternak yamg berada di wilayah masing masing.

"Ada 7 tim yang kami bentuk di beberapa wilayalah dengan satu dokter hewan sebagai ketua untuk terus memantau perkembangan dan kesehatan ternak yang berada di wilayahnya," katanya.

Penyakit PMK, masih kata Nurcahyo, adalah sejenis virus dengan tiga cara penularannya, ternak dengan ternak, manusia yang membawa virus dan sirkulasi udara.

DPKH mengimbau untuk para peternak, selalu memantau keberadaan ternaknya, apabila ditemukan terinfeksi virus PMK ini segera pisahkan dengan ternak yang sehat.

"Kami minta para peternak untuk selalu memantau kesehatan ternaknya, apanila ditemukan indikasi ke arah PMK segera pisahkan, dan berkoordinasi DPKH agar kami bisa segera menangani sesegera mungkin," pungkasnya. (Nes)

Editor: Doi Nuri 

Tags
Anda Sedang Membaca:

280 Ekor Ternak Di Kabupate Malang Terindikasi Suspect PMK

Share

APA REAKSI ANDA?

0 Sangat Suka

0 Suka

0 Tertawa

0 Flat

0 Sedih

0 Marah

ADVERTISEMENT